Urgensi Kebijakan Peraturan Daerah tentang Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Kota Tasikmalaya Berdasarkan Pendekatan Analisis Stakeholder

The Urgency of Dengue Hemorrhagic Fever Control Regional Regulations in Tasikmalaya City Based on the Stakeholder Analysis Approach

  • Aryo Ginanjar Loka Litbang Kesehatan Pangandaran https://orcid.org/0000-0002-6774-3621
  • Laksono Trisnantoro Universitas Gadjah Mada
  • Dwi Handono Sulistyo Universitas Gadjah Mada
Keywords: Stakeholders, Policy Urgencies, Regional Regulations, DHF

Abstract

Abstract. Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still a public health problem that is difficult to deal with in Tasikmalaya City, West Java Province. In 2019, the region experienced very significant cases increase leading to an Outbreak. Various attempts have been made without optimal results. DHF control program managers expressed the urgent need for strong policies, but no empirical studies have been carried out. It is important to analyze evidence as justification for urgency and impetus in the policy agenda. This policy research with naturalistic qualitative research with Analysis for Policy approach aims to explore evidence on the urgency of DHF control regional regulations at policy stakeholders’ aspect. The results of this study revealed the evidence of DHF Control Regional Regulation’s establishment urgency. Those are increasing community endangering situation of DHF cases; the urgent need of policies for program managers; and the corroborating evidence, as
the results of stakeholder analysis, in the form of majority stakeholder are the main policy stakeholder who have the power and strong interest in supporting the policies’ urgency. The urgency level of DHF control Regional Regulation based on this research has reached an emergency level, so there should be efforts to establish DHF control Regional Regulation in Tasikmalaya City.

Abstrak. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sulit ditangani di Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Pada tahun 2019, Kota Tasikmalaya mengalami peningkatan kasus yang sangat signifikan mengarah kepada Kejadian Luar Biasa. Berbagai upaya telah dilakukan namun belum mendapatkan hasil yang optimal. Kebutuhan mendesak akan kebijakan yang kuat diungkapkan oleh pengelola program, namun belum pernah dilakukan studi empiris. Penting untuk menganalisis bukti sebagai justifikasi urgensi dan pendorong dalam agenda kebijakan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang pengendalian DBD di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan riset kebijakan dengan jenis penelitian kualitatif naturalistik yang bertujuan mengeksplorasi bukti urgensi Perda tentang Pengendalian DBD pada aspek stakeholder kebijakan. Proses analisis kebijakan menggunakan pendekatan Analysis for Policy. Hasil penelitian ini mengungkapkan bukti perlunya pembentukan Perda tentang Pengendalian DBD. Bukti pertama adalah situasi kasus DBD yang semakin membahayakan masyarakat. Bukti kedua adalah kebutuhan adanya kebijakan bagi pengelola program yang semakin mendesak. Bukti selanjutnya yang menguatkan adalah hasil analisis stakeholder menunjukkan bahwa mayoritas stakeholder merupakan stakeholder kebijakan utama yang memiliki kekuatan dan ketertarikan yang kuat untuk mendukung urgensi kebijakan. Tingkat urgensi berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan Perda Pengendalian DBD telah berada pada tingkat darurat sehingga perlu segera dilakukan upaya-upaya untuk pembentukan Perda tentang Pengendalian DBD di Kota Tasikmalaya.

References

1 Kemendagri. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 80 Tahun 2015 Tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. 2015.

2 Kemendagri. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 120 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 80 Tahun 2015 Tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. 2018.

3 Dinkeskot Tasikmalaya. Laporan Kasus DBD Kota Tasikmalaya Tahun 2019. Tasikmalaya; 2019.

4 Joharina AS, Putro DBW, Ardanto A, Trapsilowati W, Pujiyanti A. Implementasi Peraturan Daerah Tentang Pengendalian DBD Di Kota Semarang. VEKTORA. 2018; 10: 119–126.

5 Dunn WN. Public Policy Analysis; An Integrated Approach. Sixth Edit. New York and London: Routledge, Taylor & Francis Group; 2018.

6 Shiffman J. Agenda Setting in Public Health Policy. Vol 1. Second Edi. Elsevier; 2017. doi:10.1016/B978-0-12-803678-5.00007-2

7 Paula B De, Zicker F. Dengue research networks : building evidence for policy and planning in Brazil. Heal Res Policy Syst. 2016;14(80):1-10. doi:10.1186/s12961-016-0151-y

8 Daniell KA, Morton A, Insua DR. Policy Analysis and Policy Analytics. J Oper Res. 2016; 236: 1–13.

9. Cairney P, Oliver K. Evidence-Based Policy Making is Not Like Evidence-Based Medicine, so How Far Should You Go to Bridge the Divide Between Evidence and Policy? J Heal Res Policy Syst. 2017;15(35):1-11. doi:10.1186/s12961-017-0192-x

10. Buse K, Mays N, Walt G. Making Health Policy: Understanding Public Health. Second Edi. Glasgow: The McGraw Hill Companies; 2012.

11. Yin RK. Qualitative Research from Start to Finish. New York and London: The Guilford Press; 2011.

12 Yin RK. Case Study Research and Applications, Design and Methods. Six Editio. SAGE Publications Ltd.2018.

13. Parsons W. Public Policy: An Introduction to the Theory and Practice of Policy Analysis. New York: Edward Edgar Publishing, Ltd; 2001.

14. Mintzberg H, Quinn J, Ghoshal S, Lampel JB. The Strategy Process; Concepts, Contexts, Cases. Fifth Edit. Pearson Education; 2014.

15. Lembaga Administrasi Negara RI. Modul Pelatihan Analisis Kebijakan. Jakarta: Pusaka LAN RI; 2015.

16. BPS Kota Tasikmalaya. Kota Tasikmalaya Dalam Angka Tahun 2019. Tasikmalaya; 2019. https://tasikmalayakota.bps.go.id/publication.html.

17. Yuliansyah MA, Herawati YT. Analisis Stakeholder dalam Kebijakan Pemenuhan FKTP pada Program JKN di Kabupaten Jember. J Pustaka Kesehat. 2016; 4: 152–159.

18. Greer SL, Bekker M, Leeuw E De, et al. Policy, Politics and Public Health. Eur J Public Health. 2017;27(ii):40-43. doi:10.1093/eurpub/ckx152

19. Fischer SE, Strandberg-larsen M. Power and Agenda-Setting in Tanzanian Health Policy : An Analysis of Stakeholder Perspectives. Internatioanl J Heal Policy Manag. 2016; 5: 355–363.

20 Shalfiah R. Peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Mendukung Program-Program Pemerintah Kota Bontang. J Ilmu Pemerintah. 2013; 1: 975–984.

21 Hubaybah, Herwansyah, Ningsih VR. Optimalisasi Peran Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Jambi Timur Dan Kecamatan Paal Merah Dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan
Masyarakat Berbasis Keluarga. J Salam Sehat Masy. 2019; 1: 1–7.

22 Rodiah, Lusiana, Agustine. Pemberdayaan Kader PKK Dalam Usaha Penyebarluasan Informasi Kesehatan di Jatinangor. J Apl Ipteks Untuk Masy. 2016; 5: 5–8.

23 Agustin NL, Muchsin S, Widodo RP. Pemberdayaan Perempuan Melalui Gerakan PKK Dalam Menangani Kesehatan Anak, Ibu Hamil, Dan Lansia Sesuai Isi 10 Program Pokok PKK Di Kelurahan Kauman Kecamatan Klojen Kota Malang. J Respon Publik. 2019; 13: 33–38.

24. Juned M, Kusumastuti RD, Darmastuti S. Penguatan Peran Pemuda Dalam Pencapaian Tujuan Ketiga Sustainable Development Goals (SDGs) di Karang Taruna Kelurahan Serua, Bojongsari, Depok. Pros Semin Pengabdi Masyarakat, Univ Pembang “Veteran” Jakarta. 2018;1(1). https://conference.upnvj.ac.id/index.php/pkm/article/view/93/77.

25. Trisnantoro L. Pelaksanaan Desentralisasi Kesehatan Di Indonesia 2000-2007: Mengkaji Pengalaman Dan Membahas Skenario Masa Depan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2009.

26. Herdiansah AG, Randi. Peran Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dalam Menopang Pembangunan di Indonesia. SOSIOGLOBAL J Pemikir dan Penelit Sosiol. 2016;1(4):49-67.

27 Adekola J. Power and Risk in Policymaking; Understanding Public Health Debates. Palgrave Pivot, Springer Nature Switzerland.2020. 28 Wu X, Howlett M, Ramesh. Policy Capacity and Governance; Assesing Govermental
Competences and Capabilities in Theory and Practice. Palgrave Macmillan, Springer Nature.2018.

28. Wu X, Howlett M, Ramesh. Policy Capacity and Governance; Assesing Govermental Competences and Capabilities in Theory and Practice. Palgrave Macmillan, Springer Nature.2018.

29. Senastri NMJ, Suryani LP. Fungsi Naskah Akademik (NA) Dalam Pembentukan Rancangan Peraturan Daerah. J Kertha Wicaksana. 2018;12(1):38-45. doi:10.22225/kw.12.1.419.38

30. Rambi RMA. Kedudukan dan Fungsi Naskah Akademik Dalam Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota Menurut UU No. 12 Tahun 2011. Lex Crim J. 2016;V(4):22-30.

31. Stewart J, Hedge D, Lester J. Public Policy: An Evolutionary Approach. Third Edit. Boston: Thompson Wadsworth Corp; 2008.

32 Béland D, Howlett M. The Role and Impact of the Multiple-Streams Approach in Comparative Policy Analysis Introduction The Role and Impact of the Multiple-Streams Approach in Comparative Policy Analysis. J Comp Policy Anal Res Pract. 2016; 18: 221–227.

33 Weible CM, Schlager E. The Multiple Streams Approach at the Theoritical and Empirical Crossroads: An Introduction to a Special Issue. Policy Stud J. 2016; 44: 1–5.

34 Cairney P, Kwiatkowski R. How to Communicate Effectively with Policymakers: Combine Insights from Psychology and Policy Studies. Palgrave Commun J. 2017; 3: 1–8.

35 Lotrecchiano GR, Kane M, Zocchi MS, Gosa J, Lazar D, Pines JM. Bringing Voice in Policy Building; A Cross-Population Multi-Stakeholder Conceptual Model for Management of Acute Unscheduled Care in the United States Using Group Concept Mapping. J Leadersh Heal Serv. 2017; 30: 272–308.

36 Alexandrova P, Rasmussen A, Toshkov D. Agenda responsiveness in the European Council : public priorities , policy problems and political attention. West Eur Polit J. 2015; 2382: 1–23.

37 Amaro H. Four Priorities to Guide a Public Health of Consequence Public. AJPH. 2017; 107: 671–672.
Published
2020-12-28
How to Cite
1.
Ginanjar A, Trisnantoro L, Sulistyo D. Urgensi Kebijakan Peraturan Daerah tentang Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Kota Tasikmalaya Berdasarkan Pendekatan Analisis Stakeholder. ASP [Internet]. 28Dec.2020 [cited 12Apr.2021];12(2):63-2. Available from: http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/aspirator/article/view/3109