Hubungan Perilaku Konsumsi dan Aktivitas Fisik dengan Diabetes Mellitus di Indonesia

The Relationship Between Consumption Behavior and Physical Activities with Diabetes mellitus in Indonesia

  • Ni Nyoman Veridiana Balai Litbangkes Donggala
  • Made Agus Nurjana
Keywords: Keywords : Diabetes mellitus, consumtive behavior, physical activity

Abstract

Abstrak  

Prevalensi Diabetes mellitus (DM) mengalami peningkatan secara global baik di negara berpenghasilan tinggi maupun negara berpenghasilan rendah dan menengah termasuk di Indonesia. Indonesia menduduki urutan ke empat dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji hubungan pola konsumsi dan aktivitas fisik dengan kejadian DM di Indonesia berdasarkan data Riskesdas tahun 2013.  Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei - Juni 2013 di 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota di Indonesia. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 722.329 responden yang berusia 15 tahun ke atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik merupakan faktor risiko dominan terhadap kejadian DM di Indonesia. Masyarakat yang memiliki kebiasaan hanya melakukan aktifitas ringan mempunyai peluang untuk terkena DM 2,9 kali dibandingkan dengan masyarakat yang memiliki kebiasaan melakukan aktifitas berat, sedangkan masyarakat yang memiliki kebiasaan melakukan aktivitas sedang mempunyai peluang lebih rendah terkena DM yaitu 1,8 kali dibandingkan dengan aktivitas berat. Semakin berat aktivitas fisik yang dilakukan maka semakin sedikit kemungkinan terkena DM. Dalam mencegah semakin tingginya prevalensi DM di Indonesia maka diperlukan peningkatkan kesadaran masyarakat untuk meningkatkan intensitas aktivitas fisik terutama bagi masyarakat yang aktivitas fisiknya rendah.

 

Kata kunci : Diabetes mellitus, perilaku konsumsi, aktivitas fisik

 

Abstract  

Prevalency Diabetes Mellitus (DM) experience increasing globally either in high income states or in the low and middle income states including Indonesia. Indonesia is the fourth prevalency Diabetes Mellitus in the world after India, China, and United States. The aim of this study is to analyze the relationship between consumsion pattern and physical activity on DM in Indonesia based on Riskesdas data in 2013. Data are gathered from may up to June 2013 in 33 provinces and 497 regencies/cities in Indonesia. The research is cross sectional design. The samples are 722.329 respondents aging among 15 years and over. The results show that the physical activity is the risk factor dominantly on the DM in Indonesia. Society having only light activity have a tendency to get DM 2.9 times compared to those who have the strongest activity, while those who are stronger activity have lower tendency to get DM that is 1.8 times compared to those who have the strongest activity. To prevent higher prevalency DM in Indonesia, it is expected to rise the societal care to increase physical activity intensity primarily for those who has the low physical activities.

 

Keywords : Diabetes mellitus, consumtive behavior, physical activity

References

DAFTAR RUJUKAN

WHO. Diabetes Mellitus. World Health Organization.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi Dan Analisis Diabetes. Jakarta; 2014.

World Health Organization. Global report on diabetes. World Health Organization. http://www.who.int/diabetes/global-report/en/. Published 2016. Accessed April 20, 2016.

World Health Organization. Global Status Report on Noncommunicable Diseases 2014.; 2014. doi:ISBN 9789241564854

World Health Organization. World Health Statistics 2015.; 2015. doi:10.1016/j.gde.2017.06.011

WHO. World Health Statistics 2017 : Monitoring Health for The SDGs.; 2017.

World Health Organization. World Health Statisticc Monitoring Health For The SDG S.; 2016.

WHO. Global Action Plan for the Prevention and Control of Noncommunicable Diseases 2013-2020. World Heal Organ. 2013:102. doi:978 92 4 1506236

Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi. 60 Persen Masyarakat Indonesia Tidak Sadar Mengidap Diabetes. https://ristekdikti.go.id/info-iptek-dikti/60-persen-masyarakat-indonesia-tidak-sadar-mengidap-diabetes/. Published 2016. Accessed June 13, 2019.

Riska M. Penderita diabetes di Indonesia terus meningkat. Kontan. http://kesehatan.kontan.co.id/news/penderita-diabetes-di-indonesia-terus-meningkat. Published 2016. Accessed April 20, 2016.

Badan Litbang Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2007. Jakarta: Badan Litbang Kesehatan; 2008.

Badan Litbang Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Jakarta: Badan Litbang Kesehatan; 2014.

Sluik D, Boeing H, Li K, et al. Lifestyle factors and mortality risk in individuals with diabetes mellitus: Are the associations different from those in individuals without diabetes? Diabetologia. 2014;57(1):63-72. doi:10.1007/s00125-013-3074-y

Rahati S, Shahraki M, Arjomand G, Shahraki T. Food pattern, lifestyle and diabetes mellitus. Int J high risk Behav Addict. 2014;3(1):e8725. doi:10.5812/ijhrba.8725

WHO. 10 facts on diabetes. World Health Organization.

Wahyuni S, Alkaff RN. Diabetes Mellitus pada Perempuan Usia Poduktif di Indonesia Tahun 2007. J Kesehat Reproduksi. 2013;3(1):46-51.

Dirjen P2PL. Rencana Aksi Program Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan Tahun 2015-2019. Jakarta: Dirjen P2PL; 2015.

Jelantik IG, Haryati E. Hubungan Faktor Risiko Umur, Jenis Kelamin, Kegemukan dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Mataram. Media Bina Ilm. 2014;8(1):39-44.

Rosyada A, Trihandini I. Determinan Komplikasi Kronik Diabetes Melitus pada Lanjut Usia. Kesmas J Kesehat Masy Nas. 2013;7(9):395-402. doi:10.21109/kesmas.v7i9.11

Ujiani S. Hubungan antara Usia dan Jenis Kelamin dengan Kadar Kolesterol Penderita Obesitas RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung. J Kesehat. 2015;6(1):43-48.

Trisnawati S, Widarsa T, Suastika K. Faktor risiko diabetes mellitus tipe 2 pasien rawat jalan di Puskesmas Wilayah Kecamatan Denpasar Selatan. Public Heal Prev Med Arch. 2013;1(1):1-6. http://ojs.unud.ac.id/index.php/phpma/article/download/6636/5069.

Nur A, Fitria E, Zulhaida A, Hanum S. Hubungan Pola Konsumsi dengan Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. Fauziah Bireuen Provinsi Aceh. 2016;26:145-150.

Trisnawati SK, Setyorogo S. Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2012. J Ilm Kesehat. 2013;5(1):6-11.

Roche MM, Wang PP. Sex Differences in All-Cause and Cardiovascular Mortality, Hospitalization for Individuals With and Without Diabetes, and Patients With Diabetes Diagnosed Early and Late. Diabetes Care. 2013;36:2582-2590. doi:10.2337/dc12-1272

Fimela. Sayuran Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes. https://www.fimela.com/beauty-health/read/3721266/. Published 2013. Accessed June 11, 2019.

Fimela. Buah Dan Sayur Baik vs Buruk Untuk Diabetes Tipe 2. https://www.fimela.com/beauty-health/read/3741224/. Published 2014. Accessed June 11, 2019.

Bazzano LA, Li TY, Joshipura K, Hu FB. Intake of Fruit , Vegetables , and Fruit Juices and Risk of Diabetes in Women. Diabetes Care. 2008;31(7). doi:10.2337/dc08-0080.L.A.B.

Widiantini W, Tafal Z. Aktivitas Fisik, Stres, dan Obesitas pada Pegaawai Negeri Sipil. J Keehatan Masy Nas. 2014;8(4):325-329.

Ngaisyah RD. Hubungan Pola Makan degan Tingkat Gula Darah Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur. J Med Respati. 2015;10(2):35-47.

Mekary R a, Giovannucci E, Cahill L, Willett WC, Dam RM Van, Hu FB. Eating patterns and type 2 diabetes risk in older women : breakfast consumption and eating frequency. Am J Clinc Nutr. 2013;98:436-443. doi:10.3945/ajcn.112.057521.436

PERKENI. Konsensus Pengendalian dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2015. PB PERKENI. 2015:78. doi:10.1017/CBO9781107415324.004

Fatimah RN. Diabetes Melitus Tipe 2. J Major. 2015;4:93-101. doi:10.2337/dc12-0698

Betteng R, Pangemanan D, Mayulu N. Analisis Faktor Risiko Penyebab Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2 pada Wanita Usia Produktif di Puskesmas Wawanosa. J e-Biomedik. 2014;2(2):404-412.

Listiana N, Mulyasari I, Paundrianagari MD. Hubungan Asupan Karbohidrat Sederhana Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Wanita Usia 45-55 Tahun di Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. J Gizi dan Kesehat. 2015;7(13).

Clark ML. Social determinants of type 2 diabetes and health in the United States. World J Diabetes. 2014;5(3):296. doi:10.4239/wjd.v5.i3.296

Published
2019-08-12
How to Cite
1.
Veridiana NN, Nurjana M. Hubungan Perilaku Konsumsi dan Aktivitas Fisik dengan Diabetes Mellitus di Indonesia. bpk [Internet]. 12Aug.2019 [cited 13Dec.2019];47(2):97-06. Available from: http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/bpk/article/view/667
Section
Articles