PEMANFAATAN JAMINAN KESEHATAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN IBU DI TUJUH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

  • Heny Lestary
  • Sugiharti Sugiharti Badan Litbangkes
  • Suparmi Suparmi
Keywords: Health insurance, health services, maternal health, Jaminan kesehatan, pelayanan kesehatan, kesehatan ibu

Abstract

ABSTRACT 

Since 2014, Indonesia has been implementing universal health coverage to increase health insurance coverage. However, health insurance utilization by the community for maternal health is still low. This research aimed to determine factors related to the use of health insurance for antenatal care and delivery services among pregnant and childbirth women. The research conducted in 7 districts/cities, namely Kota Bandar Lampung, Kota Palembang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Karawang, Kota Semarang, Kota Surabaya, dan Kota Makasar. A total of 517 respondents has been interviewed. The results showed that most respondents aged 21-34 years (68.5%), unemployed (74.7%) and graduated from high school or higher (58.4%). Around 11% of the respondent had health insurance. 73.0% of respondents who had health insurance used it for antenatal care and 88.3% used it for delivery. Multivariate analysis shows that the level of income is related to the use of health insurance for antenatal care and delivery, whereas mothers who have income level higher than Rp 2,000,000 had lower odds to utilize health insurance for antenatal care (OR=0,56; 95%CI:0,35 - 0,91) and delivery (OR=0,52; 95%CI:0,27 - 1,02). Therefore, there is a need for broader socialization of health insurance utilization for antenatal and delivery, especially for couples at reproductive age.

Keywords: Health insurance, health services, maternal health

 

ABSTRAK

Pada tahun 2014, Indonesia mulai melaksanakan Universal Health Coverage untuk meningkatkan cakupan jaminan kesehatan. Namun, pemanfaatan jaminan kesehatan oleh masyarakat untuk kesehatan ibu masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan jaminan kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan dan pelayanan persalinan pada ibu hamil dan bersalin. Penelitian dilaksanakan di 7 (tujuh) kabupaten/kota, yaitu Kota Bandar Lampung, Kota Palembang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Karawang, Kota Semarang, Kota Surabaya, dan Kota Makasar. Sebesar 517 responden yang berhasil diwawancarai. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 21 – 34 tahun (68,5%), tidak bekerja (74,7%) dan berpendidikan tamat SMA+ (58,4%). Sekitar 11,0% responden tidak memiliki jaminan kesehatan. Dari responden yang memiliki jaminan kesehatan, hanya 73,0% di antaranya yang memanfaatkan untuk pemeriksaan kehamilan dan 88,3% memanfaatkan untuk persalinan. Analisis multivariat menunjukkan bahwa tingkat pendapatan berhubungan dengan pemanfaatan jaminan kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan, dan persalinan, dimana ibu yang memiliki tingkat pendapatan ≥Rp 2.000.000,- memiliki kemungkinan lebih rendah untuk memanfaatkan jaminan kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan (OR=0,56; 95%CI:0,35 - 0,91) maupun persalinan (OR=0,52; 95%CI:0,27 - 1,02). Oleh sebab itu, perlu sosialisasi lebih luas agar memanfaatkan jaminan kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan dan persalinan, terutama pada Pasangan Usia Subur (PUS).

Kata kunci: Jaminan kesehatan, pelayanan kesehatan, kesehatan ibu

References

Badan Pusat Statistik (2015) Profil Penduduk Indonesia Hasil SUPAS 2015. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

BPJS Kesehatan (2016) ‘Panduan Praktis Sistem Rujukan Berjenjang’. Jak: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.

Christanti, P. D. and Satibi (2016) ‘Kajian Faktor Demografi Terhadap Kepuasan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional Pada Fasilitas Kesehatan Pertama’, Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas, 13(1), pp. 28–34.

Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan. (2017) Monitoring dan evaluasi pendampingan ibu hamil dan ibu baduta di 10 Kabupaten/Kota. Jakarta.

Dodo, D., Trisnantoro, L. and Riyarto, S. (2012) ‘Analisis Pembiayaan Program Kesehatan Ibu dan Anak Bersumber Pemerintah dengan Pendekatan Health Account’, Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 01(01), pp. 13–23.

Elmusharaf, K., Byrne, E. and Donovan, D. O. (2015) ‘Strategies to increase demand for maternal health services in resource-limited settings : challenges to be addressed’, BMC Public Health. BMC Public Health, 15(870), pp. 1–10. doi: 10.1186/s12889-015-2222-3.

Ermalena (2017) ‘Indikator Kesehatan SDGs di Indonesia’. Jakarta.

Hartini, S., Sudrajat, T. and Bintoro, W. (2012) ‘Model Perlindungan Hukum Terhadap Kebijakan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin di Kabupaten Banyumas’, Jurnal Dinamika Hukum, 12 No. 3, pp. 523–534.

Husna, A. and Besral (2009) ‘Kinerja Bidan di Desa dalam Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 4(1), pp. 18–23.

Kemenkes (2015) Permenkes No. 82 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2016. Indonesia.

Kemenkes (2016) Permenkes No. 71 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis DAK Nonfisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2017.

Kemensekneg (2009) Undang - undang No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Kemensekneg (2011) ‘UU RI No. 40 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial’. Jakarta.

Kemensekneg (2013) Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan. Indonesia.

Kementerian Kesehatan.Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018) Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018.

Kementerian Kesehatan (2011a) Permenkes No. 2562/Menkes/Per/XII/2011 tentang Jaminan Persalinan. Indonesia.

Kementerian Kesehatan (2011b) Permenkes No. 631/Menkes/Per/III/2011 Tentang Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan. Indonesia.

Kementerian Kesehatan (2014) Permenkes No. 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Indonesia.

Kementerian PPN/Bappenas (2017) Ringkasan Metadata Indikator TPB/SDGs Indonesia.

Kuwawenaruwa, A. et al. (2016) ‘Implementing demand side targeting mechanisms for maternal and child health- experiences from national health insurance fund program in Rungwe District , Tanzania’, Globalization and Health. Globalization and Health, 12(41), pp. 1–12. doi: 10.1186/s12992-016-0180-x.

Lestary, H., Sugiharti and Mujiati (2018) ‘Sistem Rujukan Maternal dan Neonatal di Provinsi Papua dan Maluku’, Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 28(2), pp. 83–94.

Lukiono, W. T. (2010) Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Terhadap Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Pada Ibu Hamil Miskin di Kota Blitar. Universitas Negeri Sebelas Maret.

Notoatmojo, S. (2013) Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurrizka, R. H. and Saputra, W. (2013) Arah dan Strategi Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu ( AKI ), Angka Kematian Bayi ( AKB ) dan Angka Kematian Balita ( AKABA ) di Indonesia Arah dan Strategi Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu.

Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan (2019) Perlindungan Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin dan Tidak Mampu. Jakarta.

Rachmawati and Heryati, K. (2015) ‘Kepuasan Layanan Ibu Hamil Pengguna Program BPJS di Puskesmas Se-Kota Bengkulu Tahun 2014’, Jurnal Media Kesehatan, Vol 8 No 2.

Sari, A. N. and Septianingrum, M. (2015) ‘Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Jaminan Kesehatan Nasional Dengan Penggunaan Kartu BPJS Kesehatan’, Jurnal Kebidanan Indonesia, 6 No. 2, pp. 235–248.

Setiawati, M. E. and Nurizka, R. H. (2019) ‘Evaluasi Pelaksanaan Sistem Rujukan Berjenjang Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional’, Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 08(01), pp. 35–40.

Silver, K. L. and Singer, P. A. (2015) ‘Correspondence SDGs : start with maternal , newborn , and child health cluster’, The Lancet. Elsevier Ltd, 384(9948), pp. 1093–1094. doi: 10.1016/S0140-6736(14)61667-6.

Suparmi, dan kawan-kawan (2018) Laporan Akhir Penelitian : Pengembangan Model Pendampingan Ibu Hamil Dalam Meningkatkan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.

Wang, W., Temsah, G. and Mallick, L. (2017) ‘The impact of health insurance on maternal health care utilization : evidence from Ghana , Indonesia and Rwanda’, Health Policy and Planning, 32, pp. 366–375. doi: 10.1093/heapol/czw135.
Published
2019-12-02
How to Cite
Lestary, H., Sugiharti, S. and Suparmi, S. (2019) “PEMANFAATAN JAMINAN KESEHATAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN IBU DI TUJUH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA”, JURNAL EKOLOGI KESEHATAN, 18(2), pp. 111-121. doi: 10.22435/jek.18.2.2160.111-121.