Deteksi Virus Dengue pada Nyamuk Aedes aegypti (Diptera: Culicidae) yang Tersebar di Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Barat Daya

Detection of Dengue Virus in Aedes aegypti (Diptera: Culicidae) Distributed in East and Southwest Sumba Districts

  • Monika Noshirma Loka Litbangkes Waikabubak
  • Ruben Wadu Willa
  • Muhammad Kazwaini
  • Arief Wibowo Peminatan Biostatistik dan Kependudukan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga
Keywords: Trans-ovari, virus Dengue, Ae. eegypti, Sumba Barat Daya, Sumba Timur

Abstract

Abstract

Incidence Rate (IR) of Dengue fever in east and southwest Sumba district in 2015 amounted to 10.7‰ and 12.95‰ respectively. The phenomenon which is often found during this time is the transovarial transmission of the dengue virus in Ae. aegypti mosquitoes. The purpose of this research was to determine the presence of viral infections in Ae. aegypti mosquitoes through transovarial. It was a descriptive study with a cross-sectional design. The sample was an adult Ae. aegypti mosquito that is 8 to 10 days old. Dengue virus in mosquito body was checked by using immunocytochemical method Streptavidin Biotin Peroxidase Complex (ISBPC) at headsquash preparation. The resultshowed that the transovarial infection presence in male and female Ae. aegypti in East and Southwest Sumba District with Transovarial Infection Rate (TIR) in females and males ranging from 41.67%-41.92 and 25.00 – 50.00% respectively. The female and males mosquitoes TIR in East Sumba district were ranging from 20.00%-40.00% and 35.00%-40.00% respectively. East and Southwest Sumba districts are a high potential area for the transmission of dengue hemorrhagic fever with the presence of dengue virus in Ae. aegypti.

Abstrak

Incidence Rate (IR) Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Sumba Timur pada tahun 2015 masing-masing sebesar 10,7‰ dan 12,95‰. Fenomena yang sering ditemukan selama ini adalah transmisi trans-ovari virus dengue pada nyamuk Ae. aegypti. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya infeksi virus dengue pada nyamuk Ae. aegypti melalui trans-ovari. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan desain potong lintang. Sampelnya adalah nyamuk Ae. aegypti dewasa yang telah berumur delapan sampai 10 hari. Pemeriksaan virus Dengue dalam tubuh nyamuk menggunakan metode Imunositokimia Streptavidin Biotin Peroxidase Complex (ISBPC) pada sediaan headsquash. Hasil penelitian infeksi virus dengue pada Ae. aegypti betina maupun jantan di Kabupaten Sumba Barat Daya menunjukkan adanya infeksi virus dengue melalui trans-ovari dengan Transovarial Infection Rate pada nyamuk betina berkisar antara 41,67% - 41,92, dan pada nyamuk jantan 25,00 – 50,00%. Transovarial Infection Rate di Kabupaten Sumba Timur pada nyamuk betina yang berkisar antara 20,00% - 40,00% dan pada nyamuk jantan 35,00% - 40,00%. Kesimpulannya Kabupaten Sumba Barat Daya dan kabupaten Sumba Timur merupakan daerah yang berpotensi untuk terjadinya penularan DBD dengan ditemukannya infeksi virus dengue pada nyamuk Ae. aegypti betina maupun jantan.

 

References

Kurane I. Dengue hemorrhagic fever with special emphasis on immunopathogenesis. Comp Immunol Microbiol Infect Dis. 2007;30(5-6):329-340. doi:10.1016/j.cimid.2007.05.010

Ditjen PP & PL Depkes RI 2013. Pedoman Pengendalian Demam Berdarah Dengue Di Indonesia. 2013:132. doi:614. Ind

Dinas Kesehatan Propinsi NTT. Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2004. Kupang

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur. Profil Dinkes Sumba Timur Tahun 2016.

Surtees G. Mosquito Breeding in the Kuching Area, Sarawak, with Special Reference to the Epidemiology of Dengue Fever1. J Med Entomol. 1970;7(2):273-276. doi:10.1093/jmedent/7.2.273

Ditjen PP & PL Depkes RI 2009. Buletin Jendela Epidemiologi , Volume 2 , Agustus 2010. Bul Jendela Epidemiol. 2010;2.

Prasetyowati H, Kusumastuti NH, Hodijah DN. Kondisi Entomologi Dan Upaya Pengendalian Demam Berdarah Dengue Oleh Masyarakat Di Daerah Endemis Kelurahan Baros Kota Sukabumi. ASPIRATOR - J Vector-borne Dis Stud. 2014;6(1):29-34. doi:10.22435/aspirator.v6i1.3520.29-34

Candra A. Dengue Hemorrhagic Fever Epidemiology, Pathogenesis, and Its Transmission Risk Factors. Aspirator J Vector Borne Dis Stud. 2010;2(2):110-119. doi:10.22435/aspirator.v2i2.2951.

Umniyati. S R. Tehnik Imunositokimia dengan Monoklonal DSSC7 untuk Kajian Patogenesis Infeksi dan Penularan Transovarial Virus Dengue serta Surveilansi Virologis Vektor Dengue. 2009.

Joshi V, Singhi M, Chaudhary RC. Transovarial transmission of dengue 3 virus by Aedes aegypti. Trans R Soc Trop Med Hyg. 1996;90(6):643-644. doi:10.1016/S0035-9203(96)90416-2

Lee HL, Rohani A. Transovarial transmission of dengue virus in Aedes aegypti and Aedes albopictus in relation to dengue outbreak in an urban area in Malaysia. Dengue Bull. 2005;29(August 1996):106-111.

Wanti. Infeksi transovarial virus dengue pada nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus di Kota Kupang. Bul Epidemiol Dinas Kesehat Propinsi NTT. 2011;1(1):20-27.

Akbar M.R et al. PCR Detection of Dengue Transovarial Transmissibility in Aedes aegypti in Bandung Indonesia. Proc ASEAN Congr Trop Med Parasitol. 3 (2) : 84 - 9. Proc ASEAN Congr Trop Med Parasitol. 2008;3(2):84-89.

Pramestuti N, Widiastuti D, Raharjo J. Transmisi Transovari Virus Dengue pada Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus di Kabupaten Banjarnegara. J Ekol Kesehat. 2013;12(3):187-194.

Sambuaga JVI, Satoto TBT. Hubungan Transovarial Infection Rate Dengan Incidence Rate Demam Berdarah Dengue Di Kelurahan Perkamil Kota Manado. J Kesehat Lingkung. 2015.

Martins VEP, Alencar CH, Kamimura MT, et al. Occurrence of natural vertical transmission of dengue-2 and dengue-3 viruses in Aedes aegypti and Aedes albopictus in Fortaleza, Ceará, Brazil. PLoS One. 2012;7(7):1-9. doi:10.1371/journal.pone.0041386

Khin MM, Than KA. Transovarial Transmission of Dengue-2 Virus by Aedes aegypti in Nature. Am J Trop Med Hyg. (1983)32: 590 - 4.

Wasinpiyamongkol L, Thongrungkiat S, Jirakanjanakit N, Apiwathnasorn C. Susceptibility and transovarial transmission of dengue virus in Aedes aegypti: a preliminary study of morphological variations. Southeast Asian J Trop Med Public Health. 2003;34 Suppl 2(Suppl 2):131-135.

Khan J, Khan I, Ali I, Iqbal A, Salman M. The role of vertical transmission of dengue virus among field-captured Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes in Peshawar, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Pak J Zool. 2017;49(3):777-784. doi:10.17582/journal.pjz/2017.49.3.777.784

Sorisi AMH, Umniyati SR, Satoto TBT. Transovarial transmission index of dengue virus on Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes in Malalayang District in Manado, North Sulawesi , Indonesia. Trop Med J. 2010;01(02):87-95.

Mosesa LP, Sorisi A, Pijoh VD. Deteksi transmisi transovarial virus dengue pada Aedes aegypti dengan teknik imunositokimia di Kota Manado. J e-Biomedik. 2016;4(1). doi:10.35790/ebm.4.1.2016.10846

Pramestuti N, Anggun D, Djati P. Distribusi Vektor Demam Berdarah Dengue (Dbd) Daerah Perkotaan Dan Perdesaan Di Kabupaten Banjarnegara. Bul Penelit Kesehat. 2013;41(3):163-170.

Rosen, L., et al. Transovarial Transmission of Dengue Viruses by Mosquitoes: Aedes albopictus and Aedes aegypti. Am J Trop. Med Hyg 1983; 32(5): 1108–1119

WHO. Dengue guidelines for diagnosis, treatment, prevention and control : new edition. In: New Editio. World Health Organization; 2009.

Widiastuti D, Kesuma A, Pramestuti N. Indeks Entomologi Dan Transmisi Transovari Yang Mendukung Peningkatan Kasus Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Banjarnegara. SPIRAKEL. 2017;8. doi:10.22435/spirakel.v8i1.6136.30-37

Willa RW, Kazwaini M, Noshirma M, et al. Laporan Penelitian Deteksi Transmisi Virus Dengue Melalui Transovarial Pada Nyamuk Ae. Aegypti Di Kabupaten Sumba Timur Dan Sumba Barat Daya; Laporan Penelitian. Loka Litbang P2B2 Waikabubak.2016.

Desiree M, Prasetyowati H. Transmisi Transovarial Virus Dengue Pada Telur Nyamuk Aedes Aegypti ( L .) Transovarial Transmission of Dengue Virus on Aedes aegypti ( L .). ASPIRATOR. 2012;4(2):53-58.

Tomia A, Hadi UK, Soviana S, et al. Maya Index dan Kepadatan Larva Aedes aegypti di Kota Ternate , Maluku Utara. 2019:133-142.

Dhewantara PW, Dinata A. The Maya Index Analysis on Dengue Patient Household in Banjar City, 2012. Balaba J Litbang Pengendali Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara. 2015;11(1):1-8. doi:10.22435/blb.v11i1.4148.1-8

Published
2020-06-02
How to Cite
Noshirma, M., Willa, R., Kazwaini, M., & Wibowo, A. (2020). Deteksi Virus Dengue pada Nyamuk Aedes aegypti (Diptera: Culicidae) yang Tersebar di Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Barat Daya. Jurnal Vektor Penyakit, 14(1), 57-64. https://doi.org/10.22435/vektorp.v14i1.2421
Section
Articles