CD4+ dan Faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Terapi Antiretroviral pada Orang dengan HIV/AIDS di Jayapura

  • Setyo Adiningsih
Keywords: CD4 , factors affecting adherence, ARV therapy

Abstract

Abstract
Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) is one of the leading health problems in Papua and antiretroviral (ARV) therapy increases cluster of differentiation 4 (CD4+). We examined whether the CD4+ counts correlated with factors affecting adherence of ARV therapy in Papua. A cross-sectional study was conducted from June to September 2017 at VCT RSUD Dok II Jayapura. We assessed 85 respondents receiving ARV therapy for 12-24 months, who had fulfilled inclusion criteria agreed to sign the informed consent. Information of CD4+ and factors affecting adherence were obtained from blood samples analysis and questionnaires. Data were analyzed using Fisher exact test and Odds Ratio at p<0,05. The result showed that the high percentages of respondents’ characteristics include female, aged 15-30 years, employed, had formal education, indigenous Papuan, good treatment knowlegde, never switch ARV, had ARV side effects, had health insurance, never stigmatized, always got adherence counseling, easy access to health services, had family support, no community support. Most of the respondents were adherent to taking ARVs and had an increase in CD4+ cell counts. Women, working status, and stigma had a greater risk for immunodeficiency. Evaluation was required for respondents whose good adherence but did not experienced an increase in CD4+ cell counts.
Keywords : CD4+, factors affecting adherence, ARV therapy, HIV/AIDS, Jayapura

Abstrak
Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) menjadi salah satu permasalahan kesehatan di Papua. Terapi antiretroviral (ARV) meningkatkan jumlah Cluster of Differentiation 4 (CD4+). Penelitian bertujuan menganalisis hubungan CD4+ dengan faktor yang memengaruhi kepatuhan terapi di Papua. Sampling dilakukan Juni sampai September 2017. Responden 85 pasien terapi ARV 12-24 bulan di VCT RSUD Dok II Jayapura yang telah memenuhi kriteria inklusi dan setuju untuk menandatangani informed consent. Data CD4+ dan faktor kepatuhan diperoleh dari pemeriksaan sampel darah dan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Fisher exact dan Odds Ratio pada p <0,05. Hasil menunjukkan bahwa persentase karakteristik responden terbesar adalah perempuan, berumur 15-30 tahun, bekerja, sekolah dan asli Papua. Informasi berkaitan dengan ARV dengan persentase terbesar adalah pengetahuan pengobatan baik, tidak pernah ganti ARV pernah mengalami efek samping ARV, memiliki jaminan kesehatan, tidak pernah mengalami stigma, selalu mendapat konseling kepatuhan, akses layanan kesehatan mudah, mendapat dukungan keluarga, tidak mendapat dukungan komunitas. Mayoritas responden patuh minum ARV dan mengalami kenaikan jumlah CD4+. Perempuan, status bekerja, dan stigma memiliki risiko lebih besar untuk imunodefisiensi. Diperlukan evaluasi pada responden patuh minum ARV tetapi tidak mengalami kenaikan CD4+.
Kata kunci : CD4+, faktor memengaruhi kepatuhan, terapi ARV, HIV/AIDS, Jayapura

References

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Laporan situasi perkembangan HIVAIDS & PIMS di Indonesia Januari – Maret 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2017.

Asfaw A, Ali D, Eticha T, Alemayehu A, Alemayehu M, Kindeya F. CD4 cell count trends after commencement of antiretroviral therapy among HIV- infected patients in Tigray , Northern Ethiopia : a retrospective cross-sectional study. PLoS One. 2015;652:1–9.

Valdivia A, Ly J, Gonzalez L, Hussain P, Saing T, Islamoglu H, et al. Restoring cytokine balance in HIV-positive individuals with low CD4 T cell counts. AIDS Res Hum Retroviruses [Internet]. 2017;33(9):905–18. Available from: http://online. liebertpub.com/doi/10.1089/aid.2016.0303.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pengobatan antiretroviral Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014.

Ubra RR. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan minum ARV pada pasien HIV di Kabupaten Mimika-Provinsi Papua tahun 2012. Depok; Universitas Indonesia; 2012.

Manuaba IAKW, Yasa WPS. Tingkat kepatuhan mengkonsumsi obat antiretroviral dengan jumlah CD4 pada pasien HIV AIDS di klinik VCT RSUP Sanglah dalam periode September-November 2014. E-jurnal Med [Internet]. 2017;6(1):1–6. Available from: http://ojs.unud.ac.id/index.php/ eum

Nugroho AA, Hapsari Mmd, Farida H. Faktor determinan peningkatan berat badan dan jumlah CD4 anak HIV/AIDS setelah enam bulan terapi antiretroviral: Penelitian cohort retrospective terhadap usia, jenis kelamin, stadium klinis, lama terapi antiretroviral. Jurnal Media Medika Muda. Semarang: Universitas Diponegoro; 2014 : 1-11.

Yasin NM, Maranty H, Ningsih WR. Analisis respon terapi antiretroviral pada pasien HIV/ AIDS. Maj Farm Indones. 2011;22(3):212–22.

Hariastuti NI, Wibowo HA, Adam K, Kipuw NL, Roselinda R. Potensi resistensi virus HIV- 1 terhadap terapi anti retroviral (ART) pada pasien voluntary counseling and testing (VCT) di beberapa kota di indonesia. Media Litbangkes. 2016;26(3):151–6.

Yulianti AP. Kerentanan perempuan terhadap penularan HIV&AIDS: Studi pada ibu rumah tangga pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. PALASTREN. 2013;6(1):185– 200.

Safitri A, Dewi YI, Erwin. Pengalaman perempuan dengan HIV/AIDS dalam menjalani pengobatan. Jurnal Online Mahasiswa Universitas Riau. 2015;2(2):908-916.

Azza A, Setyowati T, Fauziyah. Pemberdayaan kesehatan dan ekonomi perempuan penderita HIV/AIDS melalui life skill education. Jurnal Ners. 2015;10(4):183-188.

Suhardiana R. Kualitas hidup orang dengan HIV/ AIDS yang mengikuti terapi antiretroviral. Jurnal Sains dan Praktik Psikologi. 2013;1(1):48-62.

Lubis L, Sarumpaet SM, Ismayadi. Hubungan stigma, depresi, dan kelelahan dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS di klinik veteran Medan. Idea Nursing Journal. 2016;7(1):1-12.

Vitlic A, Lord JM, Phillips AC. Stress, ageing and their influence on fuctional, cellular and molecular aspects of the immune system. AGE.2014;36(2):1169-1185.

Maskew M, Brennan AT, Westreich D, McNamara L, Patrick MacPhail P, Matthew P. Fox Ds. Gender differences in mortality and CD4 count response among virally suppressed HIV-positive patients. J Women’s Heal. 2013;22(2):113–20.

Kumar M, Kumar R, Aa M, Tn D. Study of viral load and CD4 count in diagnosis of HIV-1 positive patients. J Fam Med [Internet]. 2017;4(4):4–6. Available from: www.austinpublishinggroup. com/family-medicine/download.php

Meditz AL, Folkvord JM, Lyle NH, Searls K, Lie YS, Coakley EP, et al. CCR5 expression is reduced in lymph nodes of HIV type 1-infected women, compared with men, but does not mediate sex-based differences in viral loads. The J of Infect Dis. 2014;209(3):922-930.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013 [Internet]. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI ; 2014 Available from: http://scholar.google.com/ scholar?hl=en&btnG=Search&q=intitle:Profil +Data+Kesehatan+Indonesia+Tahun+2011#0. Diakses 10 Februari 2018.

Bhattar S, Mehra B, Bhalla P, Rawat D. A study on the effect of age , sex and baseline CD4 Tlymphocyte count on CD4 cell count recovery in HIV positive patients receiving HAART. J Commun Dis. 2015;47(1):4–6.

Pinti M, Appay V, Campisi J, Frasca D, Fulop T, Sauce D, et al. Aging of the immune systemfocus on inflammation and vaccination. Europ J. Immuno.2017;46(10):2286-2301.

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Situasi dan Analisis HIV AIDS. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2014.

Rueda S, Raboud J, Rourke SB, Bekele T, Bayoumi A, Lavis J, et al. Influence of employment and job security on pysical and mental health in adults living with HIV:cross-sectional analysis. Open Med. 2012;6(3):118-126.

Widiyanti M, Sandy S, Wibowo HA. Analisis subtipe HIV-1 dan faktor penyebarannya pada penderita HIV di RS. Yowari Kabupaten Jayapura , Papua. J Biol PAPUA. 2014;6(4):25–30.

Akhiat A. Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan pekerja seks komersial tentang penyakit HIV/AIDS di lokalisasi Teluk Bayur. J Kesehat. 2014;7(4):156–60.

Martoni W, Arifin H, Raveinal R. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien HIV/ AIDS di poliklinik khusus rawat jalan bagian penyakit dalam RSUP dr. M. Djamil Padang periode Desember 2011- Maret 2012. J Farm Andalas. 2013;1(April):48–52.

Olowookere SA, Fatiregun AA, Ladipo MMA, Abioye-Kuteyi EA, Adewole I. Effects of adherence to antiretroviral therapy on body mass index , immunological and virological status of Nigerians living with HIV / AIDS. Alexandria J Med [Internet]. 2016;52(1):51–4. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.ajme.2015.03.001

Maldonado JO, Mansky LM. The HIV- 1 reverse transcriptase A62V mutation influences replication fidelity and viral fitness in the context of multi-drug-resistant mutations. Viruses.2018;10(7):1-12.

Safira N, Lubis R, Rasmaliah R. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita HIV/AIDS mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) di klinik voluntary counseling and testing (VCT) RSUP H. Adam Malik Medan tahun 2014. Portal Garuda [Internet]. 2014;1–10. Available from: http://www.portalgaruda.org.id. portalgaruda.org/index.php?ref=brouse&mod=v iewarticles&article=438132.

Tasa Y, Ludji IDR, Paun R. Pemanfaatan voluntary counseling and testing oleh ibu rumah tangga terinfeksi human immunodeficiency virus. J Kesehat Masy [Internet]. 2016;11(2):96– 105. Available from: http://journal.unnes.ac.id/ nju/index.php/kemas/issue/view/537.

Saputro AI, Kaunang WP, Joseph WB. Faktorfaktor yang berhubungan dengan kepatuhan ODHA dalam menjalankan terapi ARV di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat. E-journal Heal [Internet]. 2016;1–10. Available from: https://ejournalhealth.com/index/php/ikmas/ aticle/download/52/52.

Rahmatin E. Faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan kunjungan layanan care support and treatment (CST) pada pasien koinfeksi TB-HIV di balai kesehatan paru masyarakat wilayah Semarang. Semarang: Universitas Negeri Semarang; 2015.

Poetri DH. Analisis tingkat kepatuhan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan terapi antiretroviral pasien penderita HIV/AIDS di poli VCT RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. J Ilmu Ekon Bisnis [Internet]. 2017;3(3):112–23. Available from: http://www. ejournal.stiepancasetia.ac.id/index.php/jieb/ article/view/57/48.

Diatmi K, Fridari ID. Hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pada orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) di yayasan Spirit Paramacitta. J Psikol Udayana. 2014;1(2):353– 62.

Published
2018-10-25
How to Cite
1.
Adiningsih S. CD4+ dan Faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Terapi Antiretroviral pada Orang dengan HIV/AIDS di Jayapura. bpk [Internet]. 25Oct.2018 [cited 14Aug.2020];46(2):87-6. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/bpk/article/view/306
Section
Articles