Pengaruh Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Histopatologi Jantung Tikus (Rattus novergicus) yang Diinduksi Etanol 50%

  • Liah Kodariah
  • , Desmawaty Mendrofa
Keywords: Alkohol, tikus wistar, histopatologi jantung

Abstract

Abstrak
Konsumsi alkohol berlebih mempengaruhi otot rangka dan jantung. Mekanisme senyawa kimia yang
mempengaruhi kerusakan jantung berasal dari adduksi protein-aldehida, modifikasi partikel lipoprotein dan
apolipoprotein, akumulasi etil ester asam lemak, dan stres oksidatif, yang dapat memicu kelainan pada jaringan
jantung. Bawang putih memiliki kandungan senyawa aktif berupa Allisin yang diduga dapat menurunkan kadar
lemak dalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran histopatologi jantung tikus wistar
sebelum dan sesudah pemberian etanol 50% dan ektrak bawang putih (Allium sativum). Metode penelitian
eksperimen, dengan sample tikus wistar sebanyak 25 ekor yang terbagi ke dalam 5 kelompok perlakuan. K1,
kelompok kontrol negatif, tikus hanya diberi akuadest, K2, kelompok kontrol positif, tikus diberi etanol 50% dari
hari ke-9-ke-14, K3, K4, dan K5 kelompok perlakuan dosis I,II dan III, setelah pemberian etanol 50% pada hari
ke-9 – hari ke-14 dilanjutkan dengan pemberian ekstrak bawang putih dosis masing-masing 200 mg/g BB, 400
mg/gr BB dan 600 mg/g BB, lalu semua tikus diambil organ jantung di hari ke-15 untuk diamati kondisi
jaringannya. Hasil penelitian menunujukkan bahwa pengamatan secara mikroskopik pada kelompok K1, K3, K4
dan K5 tidak didapatkan sel lemak pada histopatologi jantung, sedangkan kelompok K2 didapatkan sel lemak
pada sediaan histopatologi jantung. Simpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak bawang putih dapat
mengurangi penumpukan sel lemak pada histopatologi jantung tikus wistar yang diinduksi etanol 50%.
Kata kunci: Alkohol, tikus wistar, histopatologi jantung
Abstract
Excessive alcohol consumption affects skeletal and heart muscles. The mechanism of chemical compounds that
affect heart damage comes from protein-aldehyde adduction, modification of lipoprotein and apolipoprotein
particles, accumulation of fatty acid ethyl esters, and oxidative stress, which can trigger abnormalities in heart
tissue. Garlic contains an active compound in the form of Allisin which is thought to reduce fat levels in the
body. The purpose of this study was to determine the histopathological description of the heart of wistar rats
before and after administration of 50% ethanol and garlic extract (Allium sativum). Experimental research
method, with a sample of 25 wistar rats which were divided into 5 treatment groups. K1, negative control group,
rats were only given aquadest, K2, positive control group, rats were given 50% ethanol from 9-14 days, K3, K4
and K5 treatment groups at doses I, II and III, after administration of 50 ethanol % on the 9th - 14th day
followed by administration of garlic extract at a dose of 200 mg/g BW, 400 mg/g BW and 600 mg/gr BW, then all
rats were taken heart organ on the 15th day to observe the condition of the network. The results showed that
microscopic observations in groups K1, K3, K4 and K5 did not reveal fat cells in cardiac histopathology, while
in group K2 fat cells were found in cardiac histopathology preparations. The conclusion of this study is that the
administration of garlic extract can reduce the accumulation of fat cells in the heart histopathology of Wistar
rats induced by 50% ethanol.
Keywords: Alcohol, Wistar rat, histopathology of cardiac tissue

Published
2022-06-30