Pengaruh keberadaan fasilitas kesehatan terhadap penemuan kasus tuberkulosis di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2019

  • Winarty Natalia Hasibuan RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor
  • Wulan Sari Rasna Giri Sembiring Balai Litbangkes Tanah Bumbu
  • Deni Fakhrizal Balai Litbangkes Tanah Bumbu
Keywords: Tuberkulosis, fasilitas kesehatan, Tanah Bumbu

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyebab kematian tertinggi ke-10 di dunia. Kasus TB di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2019 yaitu 344 kasus. Salah satu faktor yang menyebabkan penyebaran TB Paru yaitu fasilitas kesehatan yang sulit diakses karena keadaan  geografis. Tujuan penelitian ini adalah  untuk melihat gambaran dan pengaruh sacara spasial  kondisi wilayah dan fasilitas kesehatan dengan kasus Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini adalah analisis data sekunder yang dilakukan pada sepuluh kecamatan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu secara agregat. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spasial Autoregression (SAR) untuk melihat keterkaitan wilayah terhadap  kasus TB dan faktor lainnya. Dari empat variabel independen yang diuji (luas wilayah, kepadatan penduduk, fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan) didapatkan hasil bahwa yang mempengaruhi kasus TB di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu adalah keberadaan fasilitas kesehatan (p-value 0,0001), sementara tiga variavel lainnya tidak berpengaruh.

Published
2022-01-07
How to Cite
1.
Hasibuan W, Sembiring W, Fakhrizal D. Pengaruh keberadaan fasilitas kesehatan terhadap penemuan kasus tuberkulosis di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2019. jhecds [Internet]. 7Jan.2022 [cited 26May2022];7(2):76-3. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/jhecds/article/view/5364