Karakteristik Minuman Probiotik Sari Ubi Kayu dari Kultur Bakteri Lactobacillus acidophilus dan Streptococcus thermophilus

  • Nunung Yulia Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Indonesia
  • Adi Wibowo Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Indonesia
  • Eva Dania Kosasih Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Indonesia
Keywords: Probiotic drinks, Cassava, Lactobacillus acidophilus, Streptococcus thermophilus

Abstract

Functional foods are food that consumed, as usual, has a physiological effect and can reduce the effect of chronic disease. One of them is probiotic beverages. Probiotic beverages that have been widely known overtime was produced by a dairy house. This product could have been expensive due to the cost of raw materials. The alternative raw material such as the use of extracted cassava juice may reduce the price of the final product. The aims of this research were to study the effects of culture comparison between characteristics of the probiotic beverage from cassava juice, and get the best culture comparison that produces the best probiotic characteristics of the lactic beverage fermentation from cassava juice. This research applied qualitative experiment method in Lactobacillus acidophilus and Streptococcus thermophiles as an inoculum evaluated. Serial in culture ratio respectively 20:50; 30:50; 40:50; and 50:50. The observed research were pH value, viscosity, total lactic acid bacteria (LAB) and activities test against bacteria Escherichia coli. The result showed that the best culture comparison qualified as probiotics criteria was 50:50. It was having pH value 4,1; viscosity 0,706 g/mL; total LAB 2,1x106 cfu/mL and activity bacteria Escherichia coli was 5,3 mm.

References

Wiardani NI, Sugiani PP, Gumala NM. Konsumsi lemak total, lemak jenuh, dan kolesterol sebagai faktor risiko sindroma metabolik pada masyarakat perkotaan di Denpasar. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2011;7(3):121-28.

Herlina E, Nuraeni. Pengembangan produk pangan fungsional berbasis ubi kayu (Manihot esculenta) dalam menunjang ketahanan pangan. Jurnal Sains Dasar. 2014;3(2):142-48.

Yuniastuti A. Buku monograf probiotik (Dalam Perspektif Kesehatan). Semarang: Unnes Press; 2014.

Widiyaningsih EN. Peran robiotik untuk kesehatan. Jurnal Kesehatan. 2011;4(1):14-20.

Nuranasari I. Potensi probiotik Lactobacillus yang diisolasi dari bakteri asam laktat hasil fermentasi kefir “gedono” dan viabilitasnya pada daging ayam olahan [skripsi]. Semarang: Unika Soegijapranata; 2015.

Kamara DS, Rachman SD, Pasisca RW, Djajasoepena S, Suprijana O, Idar I, Ishmayana S. Pembuatan dan aktivitas antibakteri yogurt hasil fermentasi tiga bakteri (Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus, Lactobacillus acidophilus). Al Kimia. 2016;4(2) :22-32.

Rizal S, Erna M, Nurainy F, Tambunan AR. Karakteristik probiotik minuman fermentasi laktat sari buah nanas dengan variasi jenis bakteri asam laktat. Jurnal Kimia Terapan Indonesia. 2016;18(1): 63-71.

Rizal S, Marniza, Nurainy F. Pemanfaatan kulit nanas pada pembuatan minuman probiotik dengan jenis bakteri asam laktat berbeda. Prosiding Seminar nasional Sains dan teknologi VI; 2015 Nov 3; Bandar Lampung, Indonesia. Lampung: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung; 2015.p.459-73.

Suharyono AS, Rizal S, Nurainy F. Karakteristik minuman sinbiotik dari ekstrak daun cincau hijau (Premna oblongifolia Merr.) dengan konsentrasi sukrosa dan susu skim yang berbeda. Prosiding Seminar Nasional Sains MIPA dan Aplikasinya; 2009 Nov 16-17; Bandar Lampung, Indonesia. Lampung: Fakultas MIPA Universitas Lampung; 2009.p.895-904.

Khotimah K, Kusnadi J. Aktivitas antibakteria minuman probiotik sari kurma (Phoenix dactilyfera, L.) menggunakan Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus casei. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2014; 2(3):110-20.

Oktaviani EP, Purwijantiningsih LME, Pranata FS. Kualitas dan aktivitas antioksidan minuman probiotik dengan variasi ekstrak buah naga merah (Hyloreceus polyrhizus). Jurnal Teknobiologi. 2014;1(1):1-15.

Sandi YT, Zubaidah E. Pembuatan sake berbasis ubi kayu (Manihot esculanta crantz) kajian pengaruh konsentrasi starter saccharomyces cereviceae)”. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2014; 2(4):1-9.

Retnowati PA, Kusnadi J. Pembuatan minuman probiotik sari buah kurma (Phoenix dactylifera) dengan isolat Lactobacillus Casei dan Lactobacillus plantarum. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2014; 2(2):70-81.

Fadhilah AN, Hafsan, Nur F. Penurunan kadar kolesterol oleh bakteri asam laktat asal dangke secara in vitro. Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan; 2015 Jan 29; Makassar, Indonesia. Makassar: UIN Alauddin; 2015.p.174-80.

Vinderola G, Ouwehand A, Salminen S, Wright AV. Lactic acid bacteria: microbiological and functional aspects. Francis : CRC Press. 2019.

Efendi Z, Surawan FED, Winarto. Efek blanching dan metode pengeringan terhadap sifat fisikokimia tepung ubi jalar orange (Ipomoea batatas L.). Jurnal Agro Industri. 2015;5(2):109-17.

Maryana D. Pengaruh penambahan sukrosa terhadap jumlah bakteri dan keasaman whey fermentasi dengan menggunakan kombinasi Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus acidophilus [skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2014.

Handayani I, Sustriawan B. Potensi Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus plantarum untuk menurunkan kolesterol pada minuman probiotik okara. Jurnal Pembangunan Pedesaan. 2012; 12(1):56-64.

Fardiaz S. Mikrobiologi pangan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2014.

Singha TK. Microbial extracellular polymeric substances: production, isolation and applications. IOSR J Pharm. 2012;2(2):271-81.

Published
2020-08-27
How to Cite
1.
Yulia N, Wibowo A, Kosasih E. Karakteristik Minuman Probiotik Sari Ubi Kayu dari Kultur Bakteri Lactobacillus acidophilus dan Streptococcus thermophilus. jki [Internet]. 27Aug.2020 [cited 26May2022];10(2):87-4. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/jki/article/view/2488
Section
Articles