PROFIL ZAT GIZI MIKRO (ZAT BESI, ZINK, VITAMIN A) DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL

  • Ade Nugraheni Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbangkes Kemenkes RI
  • Mutiara Prihatini Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbangkes Kemenkes RI
  • Aya Yuriestia Arifin Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbangkes Kemenkes RI
  • Fifi Retiaty Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbangkes Kemenkes RI
  • Fitrah Ernawati Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbangkes Kemenkes RI
Keywords: anemia, profil zat gizi mikro, ibu hamil, defisiensi zink

Abstract

Latar Belakang. Anemia pada ibu hamil sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Anemia pada ibu hamil dapat berdampak pada kesehatan ibu hamil dan anak yang akan dilahirkan. Di negara sedang berkembang seperti di Indonesia penyebab anemia sebagian disebabkan kurang asupan zat besi, dan zat gizi mikro lainnya seperti zink dan vitamin A. Tujuan. penelitian ini bertujuan untuk meneliti profil zat gizi mikroserum ibu hamil dan melihat hubungan antara kadar Hb dengan kadar sTfR, zink, dan vitamin A pada ibu hamil. Metode. Desain penelitian ini adalah potong lintang yang merupakan bagian dari penelitian kohort biomedis tahun 2018 dengan subjek penelitian ibu hamil berusia 1646 tahun sebanyak 114 sampel. Variabel yang diamati adalah kadar Hb, sTfR, zink, dan vitamin A. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 18.0 dengan uji deskriptif dan uji korelasi pearson. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat ibu hamil yang tergolong pada usia berisiko, yaitu pada kelompok usia 1619 tahun sebanyak 5,3% dan kelompok usia 4146 tahun sebanyak 3,5%. Proporsi anemia pada ibu hamil tertinggi dijumpai pada kelompok usia 2030 tahun yaitu 67,9% dan kelompok usia 3140 yaitu 33,0%. Secara umum ibu hamil mengalami anemia sebanyak 35,1% dan kekurangan zink sebanyak 86,8%. Kadar sTfR, zink, dan vitamin A berhubungan dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Untuk mencegah anemia pada ibu hamil perlu perbaikan kadar besi, zink, dan vitamin A yang dapat dilakukan dengan meningkatkan asupan makanan sumber zat besi, zink, dan vitamin A khususnya pada ibu hamil usia 2030 tahun.

References

Lynch, SR. Why Nutritional Iron Deficiency Persists as a Worldwide Problem. J Nutr. 2011;141(19):768.doi: https://doi.org/10.3945/jn.110.130609.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI; 2013.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatn Kementerian Kesehatan RI; 2018.

McCann JC, Ames BN. An Overview of Evidence for a Causal Relation Between Iron Deficiency During Development and Deficits in Cognitive or Behavioral Function. Am J Clin Nutr. 2007;85:931–45. 8 – 7

Kar BR, Rao SL, Chandramouli BA. Cognitive Development in Children with Chronic Protein Energy Malnutrition. Behav Brain Funct. 2008;4:31. http://dx.doi. org/10.1186/1744-9081-4-31.

Darmawati, Laila K, Kamil H, Tahlil T. The Relationship Between Socio-Economic Status with Iron Defficiency Anemia in Pregnant Women. Idea Nursing Journal. 2018;IX(3):6–13.

Yuniastuti A. Nutrisi Mikromineral dan Kesehatan. Semarang: Unnes Press; 2014.

Semba RD, Bloem MW. The Anemia of Vitamin A Deficiency: Epidemiology and Pathogenesis. Eur J Clin Nutr. 2002;56(4):271–81.

Iyengar V, Pullakhandam R, Nair KM. Iron-Zinc Interaction During Uptake in Human Intestinal Caco-2 Cell Line: Kinetic Analyses and Possible Mechanism. Indian J Biochem and Biophys. 2009;46(4):299–306.

Damayanti RA, Muniroh L, Farapti. Perbedaan Tingkat Kecukupan Zat Gizi dan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif pada Balita Stunting dan Non Stunting. Media Gizi Indonesia. 2016;11(1):61–9.

Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2016 tentang Standar Produk Suplementasi Gizi. Jakarta;2016.

UNICEF, WHO, UNU. Composition of Multi-Micronutrient Supplement to be used in Pilot Programmes among Pregnat Women in Developing Countries: Report of a United Nations Children's Fund (‎UNICEF)‎, World Health Organization (‎WHO)‎ and United Nations University workshop. New York;1999.

Keats EC, Haider BA, Tam E, Bhutta ZA. Multiple-micronutrient Supplementation for Women during Pregnancy. Cochrane Database Syst. Rev. 2019;14(3):1–126. doi: 10.1002/14651858.CD004905.pub6.

Salimar, Irawati A, Besral. Maternal Height as an Determinant Factors of Children Not to be Stunting Until Age 59 Months. Indian Journal of Public Health Research and Development. 2019;10(3):765–71.

Zaif RM, Wijaya M, Hilmanto D. Hubungan antara Riwayat Status Gizi Ibu Masa Kehamilan dengan Pertumbuhan Anak Balita di Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. JSK.2017;2(3):156–63.

Astriana W. Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Ditinjau dari Paritas dan Usia. Jurnal Ilmu Kesehatan. 2017;2(2):123–30.

The United Nations Children’s Fund (UNICEF). Early Marriage: Factsheet. New York;2000.

Nurwati N. Review: Hasil Studi Tentang Perkawinan dan Perceraian pada Masyarakat Jawa Barat. Jurnal Kependudukan Padjadjaran. 2003;5(2):59–67.

Aghamohammadi A, Nooritajer M. Maternal Age as A Risk Factor for Pregnancy Outcomes: Maternal, Fetal and Neonatal Complication. Afr J Pharm Pharmacol. 2011;5(2):264–9.

El-Gilany AH, Hammad S. Obstetric Outcomes of Teenagers and Older Mothers: Experience from Saudi Arabia. International Journal of Collaborative Research on Internal Medicine and Public Health. 2012;4(6):901–9.

World Health Organization. Assessing the Iron Status of Populations: Including Literature Reviews: Report of A Joint World Health Organization. Geneva;2007.

Pathak P, Kapil U, Kapoor SK, Saxena R, Kumar A, Gupta N, Dwivedis SN, et al. Prevalence of Multiple Micronutrient Deficiencies Amongst Pregnant Women in a Rural Area of Haryana. Indian J Pediatr. 2004;71:1007–14.

Pan American Health Organization. Anemia Among Adolescent and Young Adult Women in Latin America and the Caribbean: a Cause for Concern. Washington: Pan American Health Organization;2007.

Ayu DZ. Pengaruh Suplementasi Glisin terhadap Kadar Serum Transferrin Receptor (sTfR) dan Haemoglobin (Hb). Jurnal Gizi Indonesia. 2015;4(1):22–7.

Danton-Hill I. Zinc Suplementation During Pregnancy. 2013. Diunduh dari: https://www.who.int/elena/bbc/zinc_pregnancy/en/, tanggal 9 Maret 2021.

Gibson RS. Priciples of Nutritional Assesment. New York: Oxford University Press;2005.

Suzetta P. Bantuan hukum: Akses Masyarakat Marjinal terhadap Keadilan; Tinjauan Sejarah, Konsep Kebijakan, Penerapan dan Perbandingan di Berbagai Negara. Jakarta: LBH;2007.

Ernawati A. Hubungan Faktor Sosial Ekonomi, Higiene Sanitasi Lingkungan, Tingkat Konsumsi dan Infeksi dengan Status Gizi Anak Usia 2-5 Tahun di Kabupaten Semarang Tahun. Tesis. Semarang: Program Pascasarjana Universitas Diponegoro;2006.

Fikawati S, Syafiq A. Kajian Implementasi dan Kebijakan Air Susu Ibu Eksklusif dan Inisiasi Menyusu Dini di Indonesia. Makara Kesehatan. 2010;14(1):17–24.

Fikawati S, Syafiq A, Karima K. Gizi Ibu dan Bayi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada;2015.

Fikawati S, Syafiq A. Status Gizi Ibu dan Persepsi Ketidakcukupan Air Susu Ibu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 2012;6(6):249–54.

Proverawati A, Asfuah S. Buku Ajar Gizi untuk Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika;2009.

Imelda. Karakteristik dan Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga Masyarakat Kota Pontianak. Ethos (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat). 2018;6(2):250–9.

World Health Organization. Indicators for Asessing Vitamin A Deficiency and Their Application in Monitoring and Evaluating Intervention Programers. Geneva: World Health Organization;1996.

Syah MNH, Thaha AR, Citrakesumasari. Status Zat Gizi Mikro (Besi, Asam Folat Dan Seng) Dan Kerusakan DNA Pada Anemia Ibu Hamil di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa Tahun 2012. Tesis. Makasar: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanudin, 2013.

World Health Organization. Serum Retinol Concentrations for Determining The Prevalence of Vitamin A Deficiency in Populations. Geneva: World Health Organization; 2011. Diunduh dari https://www.who.int/vmnis/indicators/retinol.pdf, tanggal 9 Maret 2021.

Soekirman, Jus’at I. Food Fortification in Indonesia. Mal J Nutr. 2017;23(1):1–7.

Baker RD, Greer FR. Diagnosis and Prevention of Iron Deficiency and Iron-deficiency Anemia in Infants and Young Children (0-3 years of age). Pediatrics. 2010;126(5):1040–50.

Nixon P. Iron Transport, Storage and Overload in GMC Biochemistry Home Page. Biochemistry Departement. Queensland: The University of Queensland Australia, 2010.

Enig MG. Vitamin A for Fetal Development. 2010. Diunduh dari: https://www.aipro.info/wp/wp-content/uploads/2017/08/vitaminA.pdf, tanggal 9 Maret 2021.

Garg A, Abrol P, Tewari A, Sen R, Lal H. Effect of Vitamin A Supplementation on Hematopoiesis in Children with Anemia. J Clin Biochem. 2005;20(1):85–6.

Gibney MJ, Margetts BM, Kearney JM, Arab L. Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC;2009.

Published
2021-07-30
How to Cite
1.
Nugraheni A, Prihatini M, Arifin A, Retiaty F, Ernawati F. PROFIL ZAT GIZI MIKRO (ZAT BESI, ZINK, VITAMIN A) DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL. mgmi [Internet]. 30Jul.2021 [cited 24Jan.2022];12(2):119-30. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/mgmi/article/view/4648