Karakteristik Pasien Demam Berdarah Dengue pada Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Prabumulih Periode Januari–Mei 2016

  • Rika Mayasari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
  • Hotnida Sitorus Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
  • Milana Salim Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
  • Surakhmi Oktavia Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
  • Yanelza Supranelfy Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
  • Tri Wurisastuti Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Keywords: demam berdarah dengue, RSUD Prabumulih, hematologi, pasien

Abstract

Abstract
Dengue hemorrhagic fever is an acute epidemic disease that requires a good and complete clinical examination accompanied by an accurate laboratory examination if clinical symptoms are inadequate. The delays in diagnosis results in an increased risk of death. Hospital facilities and health workers are very influential in the recovery of patients with dengue fever. . This scientific paper presents the characteristics of patients (gender, age, temperature, leukocytes, hematocrit, platelets, hemoglobin) in patient of dengue fever in Prabumulih City Hospital. Data analysis was performed on medical record data of patients with dengue fever who were hospitalized in January-May 2016 at Prabumulih City Hospital. This type of research is descriptive analytic with retrospective design. The data discussed is the result of observing the patient’s clinical condition from the first day to the eighth day. The majority of DHF patients are female with the most age groups at 0-4 years. The body temperature of the highest DHF patients on day 1 was 39.80 C and on the eighth day showed a normal temperature of 36.50 C. The lowest hematological value on day 1 was leukocytes of 1,600 cells/mm3 , hematocrit was 27.9%, platelets were 8,000 cells / mm3 , hemoglobin 9.4 gram / dL. The lowest hematological value on the last six days of treatment is 5,600 cell / mm3 leukocytes, 27.9% hematocrit, 74,000 cell / mm3 platelets, 9.7 gram/dL hemoglobin. Hematological values for normal leukocytes and platelets while platelets and hemoglobin did not approach normal values.

Abstrak

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit epidemik akut yang memerlukan pemeriksaan klinis yang baik dan lengkap disertai pemeriksaan laboratorium yang akurat jika gejala klinis tidak memadai. Keterlambatan dalam diagnosis mengakibatkan peningkatan risiko kematian. Fasilitas rumah sakit dan tenaga kesehatan sangat berpengaruh dalam kesembuhan pasien demam berdarah. Naskah ilmiah ini menyajikan karakteristik pasien (jenis kelamin, umur, suhu, leukosit, hematokrit, trombosit, dan hemoglobin) rawat inap demam berdarah di RSUD Kota Prabumulih. Analisa data dilakukan terhadap data rekam medis pasien demam berdarah yang rawat inap bulan Januari-Mei 2016 di RSUD Kota Prabumulih. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain retrospektif. Data yang dibahas adalah hasil pengamatan keadaan klinis pasien mulai pada hari pertama hingga hari ke delapan. Mayoritas pasien DBD berjenis kelamin perempuan dengan kelompok umur terbanyak pada 0-4 tahun. Suhu tubuh pasien DBD tertinggi pada hari ke 1 adalah 39,80 C dan pada hari ke delapan menunjukkan suhu normal yaitu 36,50 C. Nilai hematologi terendah pada hari ke 1 yaitu leukosit sebesar 1.600 sel/mm3 , hematokrit 27,9%, trombosit 8.000 sel/mm3 , hemoglobin 9,4 gram/dL. Nilai hematologi terendah pada hari ke enam terakhir perawatan yaitu leukosit 5.600 sel/mm3 , hematokrit 27,9%, trombosit 74.000 sel/mm3 , hemoglobin 9,7 gram/dL. Nilai hematologi untuk leukosit dan trombosit normal sedangkan trombosit dan hemoglobin tidak mendekati nilai normal.

References

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2016.

Soedarto. Demam Berdarah Dengue. Jakarta: Sagung Seto; 2012.

Chandra, B. Kontrol Penyakit Menular Pada Manusia. Jakarta: EGC; 2014.

Laksono IB, Afgani, A, Dananjaya R. Gambaran Karakteristik dan Angka Kejadian Pasien Demam Berdarah Dengue di RS Al-Ihsan Tahun 2014. Pendidikan Dokter. Bandung: Universitas Islam Bandung; 2019. p 386-391.

Kemenkes RI. KLB Demam Berdarah Dengue Provinsi Sumatera Selatan. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI; 2015.

Nurarif AH, Kusuma H. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Yogyakarta: Medi Action; 2013.

World Health Organization. Dengue for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control. Geneva: World Health Organization; 2009. p 1-146.

Vebriani L, Wardana Z, Fridayenti. Karakteristik Hematologi Pasien Demam Berdarah Dengue di Bagian Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Periode 1 Januari – 31 Desember 2013. Jom FK. 2016;3(1):1-20.

Profil-RSUD Kota Prabumulih. Available from : http://rsudprabumulih.co.id/pages/ profil.

World Health Organization. National Guidelines for Clinical Management of Dengue Fever. India: World Health Organization; 2015.

Mariko R, Hadinegoro SRS, Satari HI. Faktor Prognosis Terjadinya Perdarahan Gastrointestinal dengan Demam Berdarah Dengue pada Dua Rumah Sakit Rujukan. Sari Pediatri. April 2014;15(6).

Artawan, Utama IMDL, Gustawan IW, Suarta IK. Karakteristik Pasien Anak dengan Infeksi Dengue di RSUP Sanglah tahun 2013-2014. E-journal Medika Udayana. Mei 2016;51(2). Available from: http.ojs.unud.co.idindex. phpeum

Fa’rifah RY, Purhadi. Analisis Survival Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Laju Kesembuhan Pasien Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSU Haji Surabaya dengan Regresi Cox. Jurnal Sains dan Seni ITS. 2012;1(1):271-276

Wayan N, Andriani E. Tjitrosantoso H. Kajian Penatalaksanaan Terapi Pengobatan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Penderita Anak yang Menjalani Perawatan di RSUP Prof.Dr.R.D Kandou. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2014;3(2):57-61.

Wirayanti PD, Yasa IWPS. Perbedaan Penurunan Trombosit pada Demam Berdarah Dengue Derajat I dan II di RS Bhayangkara Trijata. Ejournal Medika Udayana. 2015;10(4).

Juranah, Muhadi D, Arif M, Bahar B. Uji Hematologi Pasien Terduga Demam Berdarah Dengue Indikasi Rawat Inap. Majalah Patologi Klinik Indonesia dan Laboratorium Medik. Juli 2011;17(3):139-142.

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Pengendalian DBD di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2013.

Hidayat L, Fitria L. Pengaruh Sosiodemografi dan Kondisi Lingkungan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Unit Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Gundil , Kota Bogor Tahun 2014. 2014.

Soedarmo SP, Garna H, Hadinegoro SR, Satari HI. Buku Ajar Infeksi dan Pediatrik Tropis Edisi ke-2. Jakarta: Badan Penerbit IDAI; 2008.

Departemen Kesehatan RI. Tata Laksana Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Jakarta : Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan RI; 2004.

Oswari E. Penyakit dan Penanggulangan. Jakarta: FKUI ; 2009. p 61

Herawati R, Rosiya AZ, Kartika RM. Rujukan terendah di RS Ananda Purwokerto; Content Difference Leucocytes and Platelets in Patients with Dengue hemorrhagic fever referral the lowest range in ananda purwokerto’s hospital. Biomedika. 2012;12(1).

Hadi UK, Soviana S, Gunandini DD. Aktivitas Nokturnal Vektor Demam Berdarah Dengue di Beberapa Daerah di Indonesia. Jurnal Entomologi Indonesia .April 2012;9(1). Available from: http://jurnal.pei- pusat.org. DOI: 10.5994/jei.9.1.1

Arruan RD, Rambert G, Manoppo F. Limfosit Plasma Biru dan Jumlah Leukosit Pada Pasien Anak Infeksi Virus Dengue di Manado. Jurnal e-biomedik (ebm). 2015;3(1):386-389.

Guyton AC, Hall JE. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 9. Jakarta: EGC; 2009.

Subawa AAN, Yasa IWPS. Pola Jumlah Trombosit Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Anak-Anak yang Petanda Serologinya Positif. Jurnal Penyakit Dalam. 2007:8(3).

Hukom AOE, Warouw SM, Memah M, Mongan AE. Hubungan Nilai Hematokrit dan Nilai Jumlah Trombosit Pada Pasien Demam Berdarah Dengue. Jurnal e-Biomedik (eBM).2013:1(1).

Kamuh SS, Mongan AE, Memah MF. Gambaran Nilai Hematokrit dan Laju Endap Darah pada Anak dengan Infeksi Virus Dengue di Manado 1 2. J e-Biomedik. 2015;3(3):738-742.

Rasyada A, Nasrul E, Edward Z. Artikel Penelitian Hubungan Nilai Hematokrit Terhadap Jumlah Trombosit pada Penderita Demam Berdarah Dengue. Jurnal Kesehatan Andalas. 2014;3(3):343-347.

Patandianan R et al. Kadar Hemoglobin dengan Jumlah Trombosit pada Pasien DBD. Jurnal e-Biomedik (eBM). 2013;1(2):868- 872.

Patandianan R, Mantik MFJ, Manoppo F, et al. Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Jumlah Trombosit pada Pasien Demam Berdarah Dengue. 2011:868-872.

Valentino B. Hubungan antara Hasil Pemeriksaan Darah Lengkap dengan Derajat Klinik Infeksi Dengue Pada Pasien Dewasa di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Universitas Diponegoro;2012.

Published
2019-04-14
Section
Articles