Pemanfaatan Bengkoang (Pachyrrhizus erosus) dan Tauge (Vigna radiate) sebagai Media Alternatif untuk Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

  • Zuriani Rizki
  • Hastuty Syahnitya
Keywords: media alami bengkoang (Pachyrrhizus erosus), media alami tauge (Vigna radiate), Escherichia coli, Staphylococcus aureus

Abstract

Penelitian ini berjudul “Media Alami Bengkoang (Pachyrrhizus erosus)  dan Tauge (Vigna radiate) sebagai Media Alternatif untuk Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus”. Penelitian ini bertujuan mencari media alami yang  berpotensi untuk pertumbuhan mikroorganisme dengan harga yang murah. Hasil penelitian menunjukkan media alami bengkoang (Pachyrrhizus erosus)  dan media alami tauge (Vigna radiate) dapat digunakan sebagai media alternatif untuk  pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan staphylococcus aureus. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disarankan sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan tentang media-media alami yang merupakan sumber karbohidrat dan  protein sebagai media alternatif pertumbuhan bagi bakteri. Media bengkoang dan media tauge juga dapat di aplikasikan sebagai media alternatif dalam penelitian laboratorium, terutama bidang mikrobiologi.

Author Biography

Zuriani Rizki

Akademi Analis Kesehatan Jl. Tgk Mohd. Daud Bereueuh No.168 A Banda Aceh

References

1. Benson. Mcrobiologycal Application Eight Edition. The McGraw-Hill Companies; 2001.

2. Atlas R M. Handbook of Microbiological Media fourth Edition Volume 1. United States Of America: CRC Press; 2004.

3. Arulanantham R, Pathmanathan S, Ravimannan N, Kularajany.. Alternative Culture Media for Bacterial Growth Using Different Formulation of Protein Sources. Journal of Natural Product and Plant Resourse 2012; 2 (6): 697-700.

4. Deivanayaki M, Antony IP. Alternative vegetable nutrient source for microbial growth. International Journal of Biosciences (IJB) 2012; 2(5): 47-51.

5. Jawetz, Melnick, Adelberg’s. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: Salemba Medika; 2008.

6. Mondal A K, Samadrita S, Jayati B, Bhattacharya D K, Utilization of fruit wastes in producing single cell protein. International Journal of Science, Environment and Technology 2012; 1(5): 430 – 438.

7. Noman A S M, Hoque M A, Haque M M, Pervin F, Karima M R. Nutritional and anti nutritional components in Pachyrhizus erosus L. tuber. J. Food Chemistry 2007; 102 issue 4.

8. Sorensen M. Yam bean Pachyrhizus DC, International Plant Genetic Resources Institute, Rome Italy :Via delle Sette Chiese; 1996.

9. Direktorat gizi departeman kesehatan. Dalam Soeprapto, HS: Bertanam kacang hijau. Dalam Amilah, Astuti, Y. Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Taoge dan Kacang Hijau pada Media Vacin dan Went (VW) terhadap Pertumbuhan Kecambah Anggrek Bulan (Phalaenopsis ambilisL.). Bulletin Penelitian 2006; (9): 78-96.

10. Pratiwi, ST. Mikrobiologi Farmasi. Jakarta: Erlangga; 2008.

11. Atlas, R. M. Handbook Media For Environmental of Microbiological Media Second Edition. United States America: CRC Press; 2005.

12. Ayeh, E.S. 2013. Development and Quality Characteristics of Yam Bean (Pachyrhizus erosus) flour and its performance in bread. Disertation. Deparetement of food science and technology, Kwame Nkrumah University of Science and Technology.

13. Radhika N. Krishna, M.N. Sheela, A. Asha Devi, J. Sreekumar, T. Makesh Kumar and S.K. Chakrabarti, Genetic modification for designer starch from cassava. J Tropical Agriculture 2014: 52(1): 1-6.

14. Rizki Z, Fitriana, Hastuti S. perbandingan kadar lemak dan protein Saccharomyces pada biakan air ijuk, media ubi dan media nasi untuk peningkatan gizi. Jurnal SEL 2015: 1(2):1-9.

15. Cappucino, J. G., & Sherman, N. Manual Laboratorium Mikrobiologi Edisi 8. Jakarta: EGC; 2014.

16. Dwidjoseputro, D. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Surabaya: Djambatan; 2005.

17. Radji, M., & M.Biomed. Buku Ajar Mikrobiologi. Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran. Jakarta: EGC; 2011.
Published
2019-09-02
How to Cite
1.
Rizki Z, Syahnitya H. Pemanfaatan Bengkoang (Pachyrrhizus erosus) dan Tauge (Vigna radiate) sebagai Media Alternatif untuk Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. sel [Internet]. 2Sep.2019 [cited 22Feb.2020];6(1):1-. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/1411