HUBUNGAN ASUPAN GIZI, AKTIVITAS FISIK, MENSTRUASI DAN ANEMIA DENGAN STATUS GIZI PADA SISWI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) SIMPANG KIRI KOTA SUBULUSSALAM

  • Basri Aramico
  • Nihan Wati Siketang
Keywords: Asupan gizi, aktifitas fisik, menstruasi, anemia

Abstract

Persepsi yang salah tentang berat badan pada remaja masih menjadi suatu masalah dalam masyarakat. Pola makan erat hubungannya dengan berat badan, status gizi dan satus kesehatan. Status gizi yang optimal akan membentuk remaja sehat dan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan gizi, aktivitas fisik, menstruasi, dan anemia dengan status gizi pada siswi MAN Simpang Kiri Subulussalam. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan tanggal 27 Juni s.d 19 Juli 2016. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik total populasi, yaitu jumlah sampel sama dengan jumlah keseluruhan populasi yaitu 59 orang. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi Square Test. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan pemeriksaan hemoglobin. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswi MAN Simpang Kiri Subulussalam berstatus gizi normal (69,5%), memiliki asupan gizi kurang (61%), melakukan aktifitas fisik ringan (62,7%), memiliki siklus menstruasi normal (62,7%), dan mengalami anemia (55,9%). Hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktifitas fisik (p-value 0,03) dan siklus menstruasi  (p-value 0,012) dengan status gizi. Sedangkan asupan gizi dan anemia tidak berhubungan secara signifikan dengan status gizi. Edukasi tentang asupan gizi yang baik dapat dilakukan oleh pihak sekolah untuk mendukung kesehatan, kreatifitas dan produktivitas remaja.

 

The wrong perception of weight in adolescents is still a problem in society. Diet is closely related to weight, nutritional status and health status. Optimal nutrition status will form healthy and productive adolescents. This study aims to determine the relationship of nutritional intake, physical activity, menstruation, and anemia with nutritional status in adolescents of MAN Simpang Kiri Subulussalam. This research was analytical descriptive with cross sectional design conducted on 27 June - July 19, 2016. Sample determination using total population with sample size 59 people. The statistical test used was Chi Square Test. Data collection was done by interview, weight weighing, height measurement and hemoglobin examination. The results showed that most of the students of Simpang Kiri Subulussalam were normal nutritional status (69.5%), had less nutrition intake (61%), light physical activity (62.7%), had normal  menstrual cycle (62.7%) ,and anemia (55.9%). Statistical test results that there was a significant relationship between physical activity (p-value 0.03) and menstrual cycle (p-value 0.012) with nutritional status. While the nutritional intake and anemia did not correlate significantly with nutritional status. Education on good nutrition can be done by the school to support youth's health, creativity and productivity

References

1. Agustini, Mestri, N.N dan Arsani, N.L.K.A. 2013. Remaja Sehat MelaluiPelayanan Kesehatan Peduli Remaja Di Tingkat Puskesmas. JurnalKesehatan Masyarakat 9(1):66–73.
2. Suryowati, D.I, Pengaruh Status Gizi Terhadap Prestasi Akademik Siswa Usia 10-12 Tahun SDN Ngagel. (thesis), 2005.
3. Sulistyoningsih, H, Gizi Untuk Kesehatan Ibu Dan Anak. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012.
4. Zaviera, Ferdinand, Mengenai dan Memahami Tumbuh Kembang Anak, Yogyakarta : Kata Hati, 2008.
5. Medawati. A, Hadi. H, dan Pramantara, I.D.P 2005. Hubungan Asupan Energi, Asupan Lemak dan Obesitas pada Remaja SLTP di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Jurnal Gizi Klinik INdonesia 1(3):119–129.
6. Hendrayati. S, dan Rauf, S. 2010. Pengetahuan Gizi, Pola Makan dan Status Gizi Siswa SMP Negeri 4 Tompo Bulu Kabupaten Bantaeng. Media Gizi Pangan 9(1):33–40.
7. Aini. S.N (2013), Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja Di Perkotaan, Unnes Journal Of Public Health 2(1).
8. Darmadi. Riska. H.R, Analisis Regresi Logistik Untuk Faktor-Faktor Yang Memepengaruhi Status Gizi Remaja, Medical Journal Of The Andalas University. Volume 36. Nomor 1. Jan-Jun 2012.
9. Sada.M, Hadju. V, dan Dachlan (2012). Hubungan Body Image, Pengetahuan Gizi Seimbang dan Aktifitas Fisik terhadap Status Gizi Mahasiswa Politeknik Kesehatan Jayapura, Media Gizi Masyarakat Indonesia, 2(1), 44-48.
10. Djoko, P.I, (2007) Panduan Gizi Lengkap Keluarga Dan Olahragawan, Yogyakarta : Andi,
11. Brown. J. E. Et.al, Nutrition Throught The Life Cycle, Wad Word : USA, 2013.
12. Mahardikawati A. Venny dan Roosita Katrin. Aktifitas Fisik, Asupan Energi, dan Status Gizi Wanita Pemetik Teh di PTPN VIII Bandung, Jawa Barat. Jurnal Gizi dan Pangan 2008; 3(2); 79-85.
13. Nugroho. A, Bertalina dan Marlina (2015). Hubungan Antara Aupan Gizi, Status Gizi dengan Kejadian Menarche Dini pada Siswi SD Negeri 2 di Kota Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan 6(1) 36-42.
14. Sianipar (2009). Prevalensi Gangguan Menstruasi dan Faktor-faktor yang berhubungan pada Siswi SMU di Kecamatan Pulo Gadung Jakarta Timur, Maj Kedokt Indon 59(6) 308-313.
15. Jumiatun, Rochwati, siti (2016). Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswa Akademi Kebidanan Uneska Kendal. Jurnal Kesehatan 6(2) 20-24.
16. Wobowo,TDC, Notoatmojo, A dan Rohman.A (2016). Hubungan Status Gizi dengan Anemia pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 3 Semaranag. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah. 1 (2) 1-5.
17. Mariana.W dan Khafidhoh.N (2013). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMK Swadaya Wilayah Kerja Puskesmas Karangdoro Kota Semarang. Jurnal Kebidanan 2 (4) 35-42.
18. Arisman, MB. 2010. Gizi Dalam Daur Kehidupan Buku Ajar Ilmu Gizi II. Jakarta : ECG.
Published
2017-07-28
How to Cite
1.
Aramico B, Siketang N. HUBUNGAN ASUPAN GIZI, AKTIVITAS FISIK, MENSTRUASI DAN ANEMIA DENGAN STATUS GIZI PADA SISWI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) SIMPANG KIRI KOTA SUBULUSSALAM. sel [Internet]. 28Jul.2017 [cited 27Oct.2020];4(1):21-0. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/1444