Penyebab diskriminasi masyarakat terhadap orang dengan HIV-AIDS

  • Nurma Nurma
  • Fahmi Ichwansyah
  • Syarifuddin Anwar
  • Nelly Marissa
Keywords: diskriminasi, penderita HIV-AIDS

Abstract

Selain masalah fisiologis, pasien HIV-AIDS juga memiliki masalah psikologis seperti stigma yang akan meningkatkan beban pasien HIV-AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan diskriminasi terhadap pasien HIV-AIDS di kalangan masyarakat di Kecamatan Dewantara. Penelitian observasional analitik ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang yang berusia di atas 18 tahun di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Total, 112 peserta direkrut sebagai sampel menggunakan proporsional sampling. Seperangkat kuesioner dikerahkan untuk mengumpulkan data. Chi Square digunakan untuk menganalisis data menggunakan Stata 12.0 Hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan, kepercayaan, komunikasi di antara masyarakat, moralitas, pendidikan dan pekerjaan secara signifikan terkait dengan diskriminasi pasien HIV-AIDS (p = 0,023, p = 0,019, p = 0,0001 , p = 0,0001, p = 0,013, p = 0,007, masing-masing). Komunikasi di antara masyarakat dan moralitas adalah faktor paling signifikan yang terkait dengan diskriminasi pasien HIV-AIDS di Kecamatan Dewantara 2018. Informasi mengenai HIV-AIDS harus langsung disebarluaskan kepada masyarakat oleh Institusi Kesehatan Aceh Utara dan media promosi kesehatan seperti karena terkait dengan film HIV-AIDS harus dikembangkan, sehingga masyarakat dapat lebih baik tentang pasien HIV-AIDS.

References

1. WHO. HIV/AIDs Global Health Observatory Data.; 2018.
2. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Laporan Perkembangan HIV/AIDS 7 Penyakit Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2017.; 2017.
3. Dinas Kesehatan Aceh Utara. Profl Kesehatan Aceh Utara.; 2016.
4. Sarikusuma H, Herani I, Hasanah N. Konsep diri orang dengan HIV dan AIDS ( ODHA ) yang menerima label negatif dan diskriminasi dari lingkungan sosial. Psikologia Online. 2012;7(1):29-40.
5. Butt L, Morin J, Djoht DR, et al. Stigma and HIV / AIDS in Highlands Papua. 2010;(June):1-39.
6. Herek GM, Capitanio JP, Widaman KF. HIV-related stigma and knowledge in the United States: Prevalence and trends, 1991-1999. Am J Public Health. 2002;92(3):371-377. doi:10.2105/AJPH.92.3.371.
7. Negi KS, Khandpal SD, Kumar A, Kukreti M. Knowledge , Attitude and Perception about HIV / AIDS among Pregnant Women in Rural Area of Dehradun. JK Sci. 2006;8(3):133-138.
8. Balfour L, Corace K, Tasca GA, Best-Plummer W, MacPherson PA, Cameron DW. High HIV knowledge relates to low stigma in pharmacists and university health science students in Guyana, South America. Int J Infect Dis. 2010;14(10):e881-e887. doi:10.1016/j.ijid.2010.03.021.
9. Oktarina, Hanafi F, Budisuari MA. Hubungan Antara Karakteristik Responden, Keadaan Wilayah dengan Pengetahuan , Sikap Terhadap HIV/AIDS pada Masyarakat Indonesia. Bul Penelit Sist Kesehat. 2009;124(4):362-369. doi:10.22435/BPSK.V12I4.2742.
10. Situmeang B, Syarif S, Mahkota R. Hubungan Pengetahuan HIV / AIDS dengan Stigma terhadap Orang dengan HIV / AIDS di Kalangan Remaja 15-19 Tahun di Indonesia ( Analisis Data SDKI Tahun 2012 ). J Epidemiol Kesehat Indones. 2017;1(2):35-43.
11. Kendler KS, Liu Z-Q, Gardner CO, McCullough ME, al et. Dimensions of religiosity ad their relationship to lifetime psychiatric and substance use disorders. Am J Psychiatry. 2003;160(3):496-503. doi:10.1176/appi.ajp.160.3.496.
12. Duffy L. Suffering, shame, and silence: The stigma of HIV/AIDS. J Assoc Nurses AIDS Care. 2005;16(1):13-20. doi:10.1016/j.jana.2004.11.002.
13. Shaluhiyah Z, Musthofa S, Widjanarko B. Stigma Masyarakat Terhadap Orang Dengan Hiv/Aids. J Kesehat Masy Nas. 2015;9(4):333-339.
14. Latifa A, Purwaningsih SS. Peran masyarakat madani dalam mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV & AIDS. J Kependud Indones. 2016;6(2):51-76.
15. Astuti A. Hubungan antara dukungan sosial yang diterima dengan kebermaknaan hidup pada ODHA (orang dengan HIV/AIDS). insight. 2010:1-10.
16. Hayyu A, Mulyana O. Hubungan antara dukungan sosial dan kebermaknaan hidup pada penyandang tuna rungu di komunitas persatuan tuna rungu Indonesia (PERTURI) Surabaya. Psikol Teor dan Terap. 2015;5(2):81-90.
17. Retnowati M. Hubungan pendidikan dan kepercayaan dengan stigma tokoh agama terhadap orang dengan hiv/aids (odha) di kabupaten banyumas. In: Prodsiding : Seminar Nasional Dan Presentasi Hasil-Hasil Penelitian Pengabdian Masyarakat. ; 2017:232-240.
18. Mahendra V, Gilborn L, Bitra G, Samson L, Mudoi R, Jadav S. Reducing stigma and discrimination in hospitals : positive findings from India. Horizon. 2006:1-8.
19. Salmon D, Kandou GD, Palandeng HMF, Parajow ZCJG, Pakasi T a. Hubungan Karakteristik, Pengetahuan dengan Stigma Petugas Kesehatan Tentang Koinfeksi Tuberkulosis-Virus Human Immunodeficiency di Kota Manado. J Kedokt Komunitas dan Trop. 2014;II(1).
Published
2018-07-23
How to Cite
1.
Nurma N, Ichwansyah F, Anwar S, Marissa N. Penyebab diskriminasi masyarakat terhadap orang dengan HIV-AIDS. sel [Internet]. 23Jul.2018 [cited 2Jun.2020];5(1):1-. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/1474