Uji Antimikroba Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale) Terhadap Staphylococcus aureus

  • Dyah Widiastuti
  • Nova Pramestuti
Keywords: aktivitas antibakteri, ekstrak jahe merah, Staphylococcus aureus

Abstract

Infeksi Staphylococcus aureus menjadi masalah yang serius saat ini karena meningkatnya resistensi bakteri terhadap berbagai jenis antibiotik (Multi Drug Resistance/MDR). Meluasnya resistensi bakteri terhadap obat-obatan yang ada, mendorong pentingnya upaya untuk menemukan langkah alternatif dengan pemberian obat-obatan pencegah penyakit infeksi dari bahan alam. Ekstrak jahe merah dikaji aktivitas antimikrobanya terhadap S. aureus. Penelitian ini menggunakan uji coba kontrol yang sepenuhnya randommised dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah mikroba yang diuji dan yang kedua adalah ekstrak rimpang jahe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) pada konsentrasi 100% memberikan penghambatan tertinggi terhadap pertumbuhan S. aureus (12,54 ± 0,76 mm). Aktivitas antibakteri ekstrak rimpang jahe dikategorikan lemah dalam menghambat pertumbuhan S. aureus.

References

1. Susanti R, Margareta R. Aktivitas Fagositosis Neutrofil terhadap Staphylococcus aureus Isolat Sapi di Jawa Tengah dengan Teknik Acridine Orange Fluorescence. Berk Penel Hayati. 2003:61-66.
2. Jawetz E. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: EGC; 2005.
3. DeLeo FR, Otto M, Kreiswirth BN, Chambers HF. Community-Associated Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus. Lancet. 2010;375(9725):1557-1568. doi:10.1016/S0140-6736(09)61999-1.Community-associated.
4. Tim Binarupa. Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: Karisma; 2008.
5. Afifurrahaman, Samadin KH, Aziz S. Pola Kepekaan Bakteri Staphylococcus aureus terhadap Antibiotik Vancomycin di RSUP Dr . Mohammad Hoesin Palembang. MKS. 2014;46(4):266-270.
6. Oliveira DC, Tomasz A, Lencastre H De. Secrets of Success of a Human Pathogen: Molecular Evolution of Pandemic Clones of Meticillin- Resistant Staphylococcus aureus. Lancet Infect Dis. 2002;2:180-189.

7. Kumar P, Shukla I, Varshney S. Nasal Screening of Healthcare Workers for Nasal Carriage of Coagulase Positive MRSA and Prevalence of Nasal Colonization with Staphylococcus aureus. Biol Med. 2011;3(2):182-186.
8. Sari KIP, Periadnadi, Nasir N. Uji Antimikroba Ekstrak Jahe-Jahean (Zingiberaceae) Terhadap Staphylococcus aureus , Escherichia coli dan Candida albicans. J Biol Univ Andalas. 2013;2(1):20-24.
9. Nursal, Juwita, Wulandari S, Sukma W. Bioaktifitas Ekstrak Jahe (Zingiber officinale Roxb.) dalam Menghambat Pertumbuhan Koloni Bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilis. J Biog. 2006;2(2):64-66.
10. Dhanik J, Arya N, Nand V. A Review on Zingiber officinale. Jouenal Pharmacogn Phytochem. 2017;6(3):174-184.
11. Handrianto P. Uji Antibakteri Zingiber officinale var. Rubrum terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. J Res Technol. 2016;2(1):1-4.
12. Yusron M. Response of Red Ginger to Application of Biofertilizer and Rock Phosphate Under Different Agroecological Conditions. Bul Littro. 2009;20(2):113-120.
13. Pedneault K, Leonhart S, Gosselin A, Papadopoulos A, Angers P, Dorais M. Variations in Concentration of Active Compounds in Four Hydroponically- and Field-Grown Medicinal Plant Species. ISHS Acta Hort. 2002:255-262. doi:10.17660/ActaHortic.2002.580.34.
14. Sudiarto, Gusmaini. Pemanfaatan Bahan organik In Situ untuk Efisiensi Budidaya Jahe yang Berkelanjutan. J Litbang Pertan. 2004;23(2):37-45.
15. Ravindan P, Babu K. Ginger: The Genus Zingiber. New York: CRC Press; 2005.
16. Balouiri M, Sadiki M, Ibnsouda SK. Methods for In Vitro Evaluating Antimicrobial Activity: A Review. J Pharm Anal. 2016;6(2):71-79. doi:10.1016/j.jpha.2015.11.005.
17. Ali S, Baharuddin M, Sappewali. Pengujian Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Jahe (Zingiber officinale Roscoe) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. :18-31.
18. Fitri L. The effect of Michelia alba Bark Extract to The Growth of Salmonella typhii and Candida albicans. J Nat. 2010;10(1):27-30.
Published
2018-11-21
How to Cite
1.
Widiastuti D, Pramestuti N. Uji Antimikroba Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale) Terhadap Staphylococcus aureus. sel [Internet]. 21Nov.2018 [cited 27May2019];5(2):43-9. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/1489

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>