Pengaruh Ekstrak Daun Bunga Tahi Ayam (Tagetes erecta) Terhadap Kematian Larva Aedes aegypti

  • Zulfikar Zulfikar
  • Khairunnisa Khairunnisa
  • Yasir Yasir
Keywords: Aedes aegypti, bunga tahi ayam, larvasida

Abstract

Pengendalian penularan Demam Berdarah Dengue di Indonesia masih dilakukan secara kimia yaitu menggunakan insektisida golongan organofosfat (malation dan temefos) untuk menurunkan kepadatan vektornya. Upaya pengendalian vektor alternatif yang dilakukan adalah memutus siklus hidup nyamuk pada stadium larva dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah terurai di alam dan tidak meracuni lingkungan fisik, biologi, dan kimia di sekitarnya. Daun bunga tahi ayam mengandung Tagetiin, Terthienyl, Helenian, Alkaloid dan Flavoxanthin, semua senyawa tersebut bersifat toksik dan dapat berfungsi sebagai larvasida. Penelitian eksperimen ini dilakukan terhadap Larva Aedes aegypti instar III sebanyak 625 larva dengan membagi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol, kelompok dosis 1 ml, kelompok dosis 2 ml, kelompok dosis 4 ml dan kelompok dosis 8 ml dalam 200 ml air. Penelitian diulang sebanyak 5 kali. Untuk mengetahui kemaknaan diantara kelompok perlakuan terhadap kematian larva Aedes aegypti dilakukan Analisis Variansi Satu Arah (ANOVA) yang dilanjutkan dengan LSD Test. Rata – rata kematian pada kelompok kontrol adalah 0 larva, pada kelompok 1 ml adalah 4,6 larva, kelompok 2 ml adalah 8,0 larva, pada kelompok 4 ml adalah 10,2 larva dan pada kelompok 8 ml adalah 13,4 larva. Hasil uji statistik diperoleh p=0,000, sehingga p<0,05 artinya ada perbedaan yang bermakna diantara dosis perlakuan sehingga ekstrak daun bunga tahi ayam dapat mematikan larva Aedes aegypti. Kesimpulan penelitian ini adalah Semakin besar dosis ekstrak daun bunga tahi ayam (Tagetes erecta), semakin tinggi jumlah kematian larva Aedes aegypti.

References

1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia.; 2017.
2. Chahaya I. Pemberantasan Vektor Demam Berdarah di Indonesia. USU Digit Libr. 2003:1-8.
3. Pusat Data dan Surveilans KK. Pusat Data dan Surveilans KK. Bul Jendela Epidemiol. 2010;2.
4. Lidia K, Levina E SS. Deteksi dini resistensi nyamuk Aedes albopictus terhadap insektisida organofosfat di daerah endemis demam berdarah dengue di palu (sulawesi tengah). Mkm. 2008;2(3).
5. Kiranmai and Ibrahim M. Anibacterial Potential of Different Extracts of Tagetes erecta Linn. Int J Pharm. 2012;2(1):90-96.
6. Pinem DADP. Identifikasi Komponen Kimia Minyak Atsiri Daun Bunga Tahi Ayam (Tagetes erecta L.) serta Uji Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan. 2012.
7. Zen S, Asih T. Potensi ekstrak bunga tahi kotok (tagetes erecta) sebagai Repellent terhadap nyamuk Aedes aegypti yang aman dan ramah lingkungan. Bioedukasi. 2016:142-149. doi:10.24127/bioedukasi.v8i2.1072
8. World Health Organization. Guidelines for laboratory and field-testing of long-lasting insecticidal nets. Who/Htm/Ntd/Whopes/20131. 2013:93. www.who.int/about/licensing/copyright_form/en/index.html.
9. Elisabeth Koraag M, Anastasia H, Isnawati R. Efikasi Ekstrak Daun dan Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) terhadap Larva Aedes aegypti. Aspirator. 2016;8(2):63-68.
10. Padmasari P, Astuti K, Warditiani N. Skrining fitokimia ekstrak etanol 70% rimpang bangle. J Farm Udayana. 2013;2(4):1-7.
11. Fuadzy H, Marina R. POTENSI DAUN DEWA (GYNURA PSEUDOCHINA (L.) DC.) SEBAGAI LARVASIDA AEDES AEGYPTI ( LINN .) Potency of Gynura pseudochina ( L .) DC . Extract as Aedes aegypti. Aspirator. 2012;4(April):7-13.
12. Dahlan MS. Statistik Untuk Kedokteran Dan Kesehatan. Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika; 2016.
13. Notes N, Suyasa ING, Dewi C, Hana W. Pemanfaatan daun dan akar tahi kotok sebagai insektisida nyamuk Aedes aegypti. J Skala Husada. 2011.
14. Pamungkas RW, Syafei NS, Soeroto AY. Perbandingan Efek Larvasida Minyak Atsiri Daun Cengkeh ( Syzygium aromaticum L .) Varietas Zanzibar dengan Temephos terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti Abstrak. Pharm Sci Res. 4(1):0-5.
15. Journal Z. The abormalities of larvae â€TM s morphology after temefos exposure in phase larvae instar 3 ( L 3 ) Kerusakan larva Aedes aegypti ( Linn . ) setelah terpapar temefos pada fase larva instar 3 ( L 3 ). J Buski. 2014;5(1):23-28.
Published
2019-11-30
How to Cite
1.
Zulfikar Z, Khairunnisa K, Yasir Y. Pengaruh Ekstrak Daun Bunga Tahi Ayam (Tagetes erecta) Terhadap Kematian Larva Aedes aegypti. sel [Internet]. 30Nov.2019 [cited 3Apr.2020];6(2):66-3. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/2055