Evaluasi Program Pengendalian Filariasis dari Aspek Implementasi Kebijakan di Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh

  • Yulidar Yulidar
  • Nelly Marissa
  • Veny Wilya
  • Rosdiana Rosdiana
  • Eka Fitria
  • Ulil Amri Manik
  • Eka Randiana
  • Ibnu Muhsi
Keywords: Implementasi kebijakan, Aceh Jaya, POPM Filariasis Aceh Jaya

Abstract

Filariasis atau penyakit kaki gajah merupakan penyakit tular vektor yang masih endemis di Kabupaten  Aceh Jaya Provinsi Aceh. Program pengendalian filariasis merujuk pada kebijakan yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. Pemberian obat pencegahan massal sudah dilakukan selama 5 putaran sampai tahun 2015. Pada tahun 2016 dilakukan survei evaluasi prevalensi mikrofilaria (pre-TAS) dan hasilnya adalah Kabupaten Aceh Jaya tidak lulus survei tersebut. Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang dilakukan pada bulan oktober 2017 dengan metode indepth interview. Jumlah responden yang diwawancara adalah 4 orang. Keberhasilan atau kegagalan eliminasi filariasis dipengaruhi oleh aspek epidemiologi dan manajemen. Aspek manajemen yang ditelusuri adalah implementasi kebijakan pelaksanaan program pengendalian filariasis. Data dianalisis secara tematik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa implmenetasi kebijkan pelaksanaan program pengendalian filariasis yaitu pemberian obat massal pencegahan berjalan dengan baik. Keberhasilan ini ditunjukkan oleh data cakupan minum obat pada masyarakat setiap tahunnya selalu lebih dari standar nasional. Faktor kegagalan pre-TAS belum diketahui secara pasti. Berdasarkan hasil evaluasis program dari aspek implementasi maka ketersediaan sumber daya manusia dan anggaran belum maksimal untuk pengendalian filariasis.

References

1. Kementerian Kesehatan RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. 111 halaman.

2. Ditjen PP & PL. “Pedoman Program Eliminasi Filariasis di Indonesia”. Ditjen PP & PL, Depkes RI. Jakarta, 2009.

3. Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2014 Tentang Penanggulangan Filariasis. Kementerian Kesehatan RI. 2016. 140 halaman.

4. World Health Organization. Global Programme to Eliminate. “Monitoring and Epidemiological Assessment of Mass Drug Adminstration: Lymphatic Filariasis, Manual for National Elimination Programmes”. World Health Organization. 2011.

5. Subdit Filariasis dan Kecacingan. Data Endemisitas Filariasis di Indonesia Sampai Dengan Bulan Juli 2014. Ditjen P2 PL.

6. https://www-media.acehprov.go.id/upload/Aceh_Jaya_Info_v3_Tahun_2013.pdf.
Diakses Tgl 10 November 2018.

7. Belete Mengistu, Kebede Deribe, Fikreab Kebede, et all. The National Programme to Eliminate Lymphatic Filariasis from Ethiopia. Ethiop Med J. 2017 ; 55(Suppl 1): 45–54.

8. Ni Ni Aye , Zaw Lin , Khin Nan Lon , et all. Mapping and modelling the impact of mass drug adminstration on filariasis prevalence in Myanmar. Infectious Diseases of Poverty (2018) 7:56 https://doi.org/10.1186/s40249-018-0420-9.

9. Sébastien D S Pion, Cédric B Chesnais, Gary J Weil, et all. Effect of 3 years of biannual mass drug administration with albendazole on lymphatic filariasis and soil-transmitted helminth infections: a community-based study in Republic of the Congo. Lancet Infect Dis. 2017; 17: 763–69.

10. Ramaito harahap. Analisis Implementasi Kebijakan Program Eliminasi Filariasis di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. [Abstrak Tesis]. Program Studi S2 IIKM-FKM, USU Medan. 2014.

11. Mara Ipa, Endang Puji Astuti, Yuneu Yuliasih, dkk. Kinerja Kader Kesehatan dalam Pengobatan Massal Filariasis di Kecamatan Cibeureum dan Cibingbin, Kabupaten Kuningan. Media Litbangkes, 2018. Vol 28 (1): 1-8.

12. K. D. Ramaiah, K. N. Vijay Kumar, A. V. Chandrakala, et all. Effectiveness of community and health services-organized drug delivery strategies for elimination of lymphatic filariasis in rural areas of Tamil Nadu, India. Tropical Medicine and International Health. 2010. 6 (12): 1062-1069

13. Mara Ipa, Endang Puji Astuti, Andri Ruliansyah, dkk. Gambaran surveilans filariasis di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ekologi Kesehatan. 2014. Vol 13 (2) : 153-164.
Published
2019-11-30
How to Cite
1.
Yulidar Y, Marissa N, Wilya V, Rosdiana R, Fitria E, Manik U, Randiana E, Muhsi I. Evaluasi Program Pengendalian Filariasis dari Aspek Implementasi Kebijakan di Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh. sel [Internet]. 30Nov.2019 [cited 3Apr.2020];6(2):101-1. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/2460

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>