EVALUASI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DALAM PENGGUNAAN INSULIN PEN

  • Azizah Vonna Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala
  • Maya Marlinda Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala
  • Suryawati Suryawati Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
Keywords: DM tipe 2, insulin pen, pengetahuan, dan keterampilan

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang berjudul Evaluasi Pengetahuan dan Keterampilan Pasien DM tipe 2 dalam Penggunaan Insulin Pen selama 30 hari di Poli Endokrin dan Apotek Terpadu Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan dan keterampilan pasien DM tipe 2 dalam penggunaan insulin pen. Penelitian ini bersifat observasional dengan metode cross-sectional. Penelitian dilakukan melalui wawancara dan pengamatan pada pasien DM tipe 2 yang mendapatkan terapi insulin pen. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 88 sampel. Berdasarkan jenis kelamin dan usia, responden lebih banyak perempuan (58%) dan lansia (77,3%). Tingkat pendidikan terakhir responden umumnya pendidikan menengah (50,0%) dan responden lebih banyak bekerja sebagai IRT (Ibu Rumah Tangga) (45,5%). Responden umumnya mengalami penyakit penyerta dan/atau komplikasi DM (85,2%). Responden paling banyak mendapatkan terapi insulin mixed (Novorapid flexpen® dan Levemir flexpen®) (78,4%) dan sebagian besar  responden telah menggunakan insulin dalam jangka waktu 1-5 tahun (63,6%). Hanya 8% dari total responden yang menggunakan obat antidiabetik oral bersamaan dengan insulin. Pemeriksaan kadar HbA1c hanya dilakukan oleh sebagian kecil responden (27,3%). Informasi tentang cara penggunaan insulin pen hampir seluruhnya diperoleh dari dokter (92,1%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang insulin pen (56,8%).Tingkat pengetahuan yang paling rendah terkait cara penyimpanan jarum insulin pen (21,6%) dan yang paling tinggi terkait waktu injeksi insulin yang dilakukan sebelum makan (97,7%). Hampir seluruh responden masih salah dalam menginjeksikan insulin pen (97,7%). Keterampilan yang paling sering diabaikan oleh responden yaitu keterampilan dalam hal kebersihan dan penyimpanan  insulin pen.

References

Adam, JMF. 2002. Penatalaksanaan Endokrin Darurat. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia, Makassar.

Afifah, Hafshah Nurul. 2016. Mengenal Jenis-Jenis Insulin Terbaru untuk Pengobatan Diabetes. PT. Cendo Pharmaceutical Industries, Bandung.

Alfian, Riza. 2016. Hubungan Antara Pengetahuan dengan Kepatuhan Tentang Penggunaan Insulin Pada Pasien Diabetes Melitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD.DR.H.Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Akademi Farmasi ISFI Banjarmasi, Banjarmasin.

American Diabetes Association (ADA). 2003. Treatment of Hypertension in Adults with Diabetes. Diabetes Care. 26: S80-S82.

American Diabetes Association (ADA). 2009. Standards of Medical Care in DiabetesMelitus. Diabetes Care, 32 (1),13-1, USA.

American Diabetes Association (ADA). 2015. Standard of Medical Care In DiabetesMelitus. Diabetes Care, Vol 34, USA.

American Diabetes Association (ADA). 2016. ADA 2016 Guidlines.http://www.ndei.org/dsl/searchslide.aspx?Slideid=3992&keyword=. Tanggal akses 5 Agustus 2017.

American Diabetes Association (ADA). 2017. Blood Glucose and Exercise.http://www.diabetes.org/food-and-fitness/fitness/get-started-safely/blood-glucose-control-and exercise.html?referrer=https://www.google.co.id/ Tanggal akses 19 November 2017.

Arikunto, S. 2010. Prosedur penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. (Edisi Revisi). Rineka Cipta, Jakarta.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BPPK) RI. 2007. Riset KesehatanDasar (RISKESDAS) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Tahun 2007, Jakarta.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (BPPK) RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS), Jakarta.
Bailey, C.J. 2008. Metformin: Effects on Micro and Macrovascular Complicationsin Type 2 Diabetes.Cardiovasc Drugs Ther. 22(3):215-24.

CDA, 2001, Insulin: things you should know, Clinical Practice Guideline, Kanada.

Charles dan Kumolosasi. 2005. Farmasi Klinik : Teori dan Penerapan. EGC,Jakarta.

Clark, M.2004. Adherence to Treatment in Patients With Type 2 Diabetes. Journal of Diabetes Nurising Vol 8 No 10.

Consumer Medicine Information. 2012. Novorapid Flexpen®. Novo Nordisk Pharmaceuticals, New Zealand.

DeFronzo RA. 2009. Fromthe Triumvirate to the Ominous Octet: A New
Paradigm for the Treatment of Type 2 Diabetes Mellitus. 58, 773-95.

Departemen Farmakologi dan Terapetik. 2007. Farmakologi dan Terapi Edisi 5.Penerbit FK UI, Jakarta.

Departemen Kesehatan RI. 2005. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Diabetes
Melitus. Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan,
Jakarta.

Departemen Kesehatan RI. 2008. Pedoman Teknis Penemuaan dan Tata Laksana Penyakit Diabetes Melitus. Direktorat Bina Farmasi Komunitas Dan Klinik, Direktorat Jendral Bina Kefarmasian Dan Alat Kesehatan, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Donaghue KC. Chiarelli F. Trotta D. Allgrove J. Dahl-Jorgensen. 2007.
Microvascular and macrovasculer complications. ISPAD Clinical Practice
Consensus Guidelines 2006-2007. Pediatric Diabetes. 8: 163-170

DSM. 2016. Everything You Ever Wanted to Know About. Injecting Insulin. https://www.diabetesselfmanagement.com/managing-diabetes/treatment-approaches/everything-you-ever-wanted-to-know-about-injecting-insulin/. Tanggal akses 16 Oktober 2017.

Dubois. 2015. Revisting the Missed Insulin Shot Question. https://www.healthline.com/diabetesmine/ask-dmine-missed-action-shot-revisit. Tanggal akses Desember 2017.

EMEA.2009.NovoRapid, European Public Assesment Report (EPAR), European
Medicines Agency, vol 258.

Fahmiyah dan Nyoman. 2016. Faktor yang Mempengaruhi Kadar Gula Darah Puasa Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poli Diabetes RSUD Dr. Soetomo Surabaya Menggunakan Regresi Probit Biner. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.

Gebel, E.2012. Insulin Pens, Diabetes Foercast, Customer Guide 2012.

Gude, Dilip.2012. Red Carpeting The Newer Antidiabetics. Endocrinology.2012. [PMC free article] [PubMed].

IDDT. 2018. Storing Insulin. https://www.iddt.org/about/living/-with-diabetes/storing-insulin. Tanggal akses 5 Januari 2018.

International Diabetes Federation. 2013. IDF Diabetes Atlas Sixth Edition. http://www.idf.orf/sites/default/files/EN_6E_Atlas Full_0.pdf. Tanggal akses 5 Agustus 2017.

Jasper U ,Macmillian Chinonso Opara, Edna Bawa Pyiki, Olayinka Akinrolie.
2014. Knowledge of insulin use and its determinants among Nigerian insulin requiring diabetes patients. Department of Physiotherapy, Jos University Teaching Hospital, Jos, Nigeria.

Kartika, Ronald W. 2017. Pengelolaan Gangren Kaki Diabetik. Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta.

Katzung, Bertram G. 2010. Farmakologi Dasar dan Klinik.Terjemahan dari asic and Clinical Pharmacology oleh Aryandhito Widhi Nugroho, Leo Rendy dan Linda Dwijayanthi, Penerbit Buku Kedokteran EGC,Jakarta.

Kooptiwut, S., Sempasert, N., and Chearskul,S. 2007. Estrogen IncreasesGlucose-Induced Insulin Secretion From Mouse Pancreatic Islets Cultured In A Prolonged High Glucose Condition. J Med Assoc Thai. 90(5) : 956-961.

Kristiantoro, Daeng. 2014. Evaluasi Cara Penggunaan Injeksi Insulin Pen Pada Pasien Diabetes Melitus di RS “x” Purwodadi. Universitas Muhammadiyah Surakrta, Surakarta.

Muhammad, K. 2009. Antidiabetika Oral dalam Pengobatan Diabetes mellitus Tipe 2. http://badanpom.htm. Diakses 16 September 2017.

Mogensen, C. 2007. Pharmacotherapy of Diabetes: New Developments. New York: Springer Science, Business Media LLC. Pages 9-10

Nurul, Hafshah. 2016. Mengenal Jenis-Jenis Insulin Terbaruuntuk Pengobatan
Diabetes. PT.Cendo Pharmac eutical Industries, Bandung.

Noor, Restyana. 2015. Diabetes Melitus Tipe 2 Artikel Review.Lampung University, Lampung.

PERKENI. 2008. Petunjuk Praktis Terapi Insulin pada Pasien Diabetes Mellitus.Penerbit PERKENI, Jakarta.

PERKENI. 2011. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2011. Penerbit PERKENI, Jakarta.

PERKENI. 2015. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes MelitusTipe 2di Indonesia 2015. Penerbit PERKENI, Jakarta.

Pusat data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI ( Infodatin). 2014. Situasi danAnalisis Diabetes. Penerbit kementrian Kesehatan RI, Jakarta.

Poretsky, L. 2010. Principles of Diabetes Melitus Second Edition. Springer Edition, New York.

PPAS, 2010, Medication Errors with the Dosing of Insulin: Problems across the Continuum,Vol. 7, No. 1—March 2010, Penerbit Pennsylvania PatientSafety Authority, Pennsylvania.

World Health Organization (WHO). 2011. The Word Medicine Situation 2011 3ed. Rational Use of Medicine, Geneva.
Published
2021-11-30
How to Cite
1.
Vonna A, Marlinda M, Suryawati S. EVALUASI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DALAM PENGGUNAAN INSULIN PEN. sel [Internet]. 30Nov.2021 [cited 6Dec.2022];8(2):106 -116. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/5496