PERAN LINGKUNGAN DALAM KASUS DEMAM BERDARAH DI KOTA PALEMBANG SUMATERA SELATAN

  • Tri Wurisastuti
  • Hotnida Sitorus
  • Surakhmi Oktavia
Keywords: Dengue hemorrhagic fever, densely populated, wells, Palembang city

Abstract

Palembang is a city that has a case of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) highest in the province of South Sumatra in 2014 that 622 cases. transportation Smoothly,cities are highly developed and densely populated settlements that can cause Palembang to become into top ranking in the number of dengue cases over the years. The purpose of this analysis to determine the factors that influence the dengue cases in Palembang South Sumatera Province by using linear regression modeling. The data is used by health profile of Palembang City in 2014. The sample in this analysis are all health centers in the working area of ​​Palembang City Health Department. Response variable is the number of dengue cases in each health center in the region of Palembang City Health Department. Data were analyzed using multiple linear regression analysis. The analysis showed that the factors affecting dengue in the city of Palembang were the number of group counseling activities per month. Increased group counseling activities per month can reduce dengue cases in the city of Palembang every year. Therefore it is considered necessary to increase the number of distillation activities about dengue to the people of Palembang City who live in densely populated areas. In counseling it is also necessary to apply 3M PLUS or implement PSN to the environment that can break the chain of Aedes aegypti mosquitoes and propagation.

References

1.Kementerian Kesehatan RI. 2013. Informasi pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan. direktorat jenderal pengendalian dan penyehatan lingkungan kementerian kesehatan RI.
2. Kementerian Kesehatan RI. 2015. Profil pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan kementerian kesehatan RI. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan.
3 . Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Selatan. Profil Kesehatan Tahun 2015. Sumatera Selatan. 2015.
4 . Subaiki B. Demam berdarah dengue derajat II pada Bayi Usia 9 Bulan. Medula Unila. 2013:1(4):35-44.
5 . Dyah NAJ. 2012. Statistik Deskriptif dan Regresi Linier Berganda dengan SPSS. Semarang: Semarang University Press.
6 . Dinas Kesehatan Kota Palembang Propinsi Sumatera Selatan. Profil Kesehatan Tahun 2014. Sumatera Selatan. 2014. Di akses pada tanggal 23 April 2016: http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KAB_KOTA_2014/1671_Sumsel_Kota_Palembang_2014.pdf.
7 . Notoatmodjo, S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta, 2012. 978-979-098-032-7
8 . Gejir IN, DKK. Media Komunikasi Dalam Penyuluhan Kesehatan. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
9 . Aseptianova, Saleh H, Indawan. Pengendalian Jentik Nyamuk Penyebab DBD Melalui Model Penyuluhan Partisipasi di Palembang. Prosiding Seminar Biologi. 2014:11(1). 745-9.
10 . Putnam, Robert D. 2003. Membangun Demokrasi: Tradisi Umum di Italia Modern. Princeton: Princeton University Press.
11 . Pongsilurang CM, Margareth RS, Wulan PJK. Pemetaan Kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik. 2015:3(2):66-72.
12. Anwar C, Lavita RA, Handayani D. Identifikasi dan Distribusi Nyamuk Aedes S.p. Sebagai Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue di Beberapa Daerah di Sumatera Selatan. MKS, Th.46. 2014:2(1).
13 . Shinta, Supratman S. Penggunaan Metode Survei Pupa untuk Memprediksi Risiko Penularan Demam Berdarah Dengue di Lima Wilayah Endemis di DKI Jakarta. Media litbangkes. 2013:23(1):31-40.
14 . Setiyaningsih R, Maria A. Pengaruh Frekuensi Penghisapan Darah Terhadap Perkembangan Reproduksi, Vertilitas Dan Rasio Sex. Jurnal Verktora. 2012: 4(1).
14 . Sunaryo, Pramestuti N. Surveilans Aedes aegypti di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 2014: 8(1).
15. Wahyuningsih NE, Sihite RA. Perbedaan respon Aedes aegypti (Linnaeus)(Diptera: Cucicidae), terhadap paparan anti nyamuk bakar dan bunga keluwih (Artocarpus camanci, Blanco). Jurnal Entomologi Indonesia. 2015:12(1):20-30.
16. Said GPS. Survei Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes spp Pada Sumur Gali Milik Warga Di Kelurahan Bulusan Kota Semarang (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rowosari Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2012:1(2):326-337.
17 . Winarsih. Hubungan Kondisi Lingkungan Rumah dan Perilaku PSN dengan Kejadian DBD. Unnes Journal of Public Health. 2013: 2(1).
18. Maryunani, Anik. 2013. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jakarta: Trans info media.
Published
2018-09-04
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)