PEMBERIAN SARI TEMPE TERHADAP PROFIL LIPID PADA PENDERITA HIPERKOLESTEROLEMIA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT AVICENNA BIREUEN

  • Nunung Sri Mulyani
  • Rafiqa Rafiqa
Keywords: Hiperkolesterolemia, Sari Tempe, Profil Lipid

Abstract

Di Indonesia pada tahun 2013 prevalensi hiperkolesterolemia pada wanita sebesar 39,6% lebih tinggi daripada laki-laki sebesar 30,0%. Hiperkolesterolemia dapat menyebabkan aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Antioksidan diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol  total.  Isoflavon  salah  satu  antioksidan yang terdapat pada tempe. Tempe mengandung serat, saponin dan niasin yang terbukti memiliki efek menurunkan kadar kolesterol sehingga menurunkan kadar kolesterol LDL dan kolesterol total sekaligus meningkatkan         kadar         kolesterol         HDL. Penelitian kuantitatif ini        dilakukan          secara pendekata deskriptif   analitik menggunakan  desain Quasi  Eksperimental.  Sampel Kasus merupakan penderita hiperkolesterolemia yang ada di RS Avicenna berjumlah 30 sampel. Analisis menggunakan software R-Statistik, Meliputi uji statistik   Dependent   T-Test   pada   tingkat kepercayaan 95%  (α  =  0,05).  Ada pengaruh yang signifikan pemberian sari tempe terhadap kadar kolesterol   total,   kadar   kolesterol   LDL,   kadar kolesterol  HDL,  dan  kadar  kolesterol  trigliserida yaitu  (p  <  0.05)  pada  pasien  hiperkolesterolemia rawat jalan di RS Avicenna, rata-rata pada kelompok kasus  terhadap  pasien  hiperkolesterolemia   rawat jalan di RS Avicenna sesudah pemberian sari tempe kadar  kolesterol  total,  kadar  kolesterol  LDL,  dan kadar   kolesterol   trigliserida   serta   meningkatkan kadar kolesterol HDL secara bermakna berurut-urut sebesar  253.93  mg/dl,  177.19 mg/dl,  40.93  mg/dl, dan 88.60 mg/dl

References

Anapah, R., dkk (2012) Pengaruh
Pemberian Susu Tempe Terhadap Kadar Kolesterol Pada Penderita Hiperkolesterol, Program Studi Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Mitra Husada, Kediri.

Deliani (2008) Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kadar Protein, Lemak, Komposisi Asam Lemak dan Asam Fitat pada Pembuatan Tempe. Sekolah Pascasarjana, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Dwinaningsih, EA. (2010) Karakteristik Kimia dan Sensori Tempe dengan Variasi Bahan Baku Kedelai/Beras dan Penambahan Angkak serta Variasi Lama Fermentasi, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.



Marta (2011) Aneka Resep Masakan dan Minuman. http://www.Menurunkan Kolesterol Jahat Dengan Susu Tempe Benpintermasak.html. [cited Jun 12 2016]

Marthandaru, D. (2014) Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Dan Jahe Terhadap Kadar Kolesterol Total Pada Wanita Hiperkolesterolemia, Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang.


Nisai, AF. (2013) Pengaruh Konsumsi Tahu Terhadap Penurunan Low Density Lipoprotein (LDL) pada Tikus Putih Jantan (Strain Wistar) yang Diberi Diet Tinggi Kolesterol, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah, Malang.
Published
2018-07-25
How to Cite
1.
Mulyani N, Rafiqa R. PEMBERIAN SARI TEMPE TERHADAP PROFIL LIPID PADA PENDERITA HIPERKOLESTEROLEMIA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT AVICENNA BIREUEN. sel [Internet]. 25Jul.2018 [cited 3Jul.2020];5(1):36-2. Available from: http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/1484