ANALISIS DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP PENCEGAHAN KEKAMBUHAN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAJAYA

  • Rahmayani Rahmayani
  • Fadhiah Hanum
Keywords: Dukungan social, pencegahan kekambuhan

Abstract

Hasil survei pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Sukajaya terdapat 15 orang penderita gangguan jiwa. Dari jumlah penderita yang ada di puskesmas Sukajaya terdapat tingginya angka kekambuhan. Hal ini kembali menunjukkan bahwa masalah gangguan jiwa masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang perlu dilakukan upaya penanggulangan secara komprehensif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dukungan social keluarga terhadap pencegahan kekambuhan penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya. Desain penelitian merupakan studi potong lintang. Sampel penelitian adalah keluarga penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya yang berjumlah 32 keluarga. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan antara dukungan informasional dengan pencegahan kekambuhan pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya (p=0,002). ada hubungan antara dukungan penilaian dengan pencegahan kekambuhan pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya (p=0,021). tidak ada hubungan antara dukungan instrumental dengan pencegahan kekambuhan pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya (p= 0,062). ada hubungan antara Dukungan emosional dengan pencegahan kekambuhan pada penderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya (p=0,010). Disarankan untuk dibentuk desa siaga sehat jiwa di seluruh desa dan mengajak kader kesehatan jiwa untuk peduli dan aktif dalam perannya sebagai kader, agar penderita gangguan jiwa mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan dapat mendeteksi penderita gangguan jiwa sedini mungkin.

 

Based on preliminary survey conducted in Puskesmas Sukajaya, there are 15 subjects with mental disorders. High rates of recurrent mental disorders still become health and social problems which needs comprehensive prevention. The purpose of this study is to determine the effect of social support for families in preventing mental disorders relapse in Puskesmas Sukajaya. This is a cross sectional study which included family with mental disorders in Puskesmas Sukajaya. There are 32 families included as sample. The results of the study showed there is association between informational support and recurrent prevention in metal disorders subject (p=0.002). There is a relationship between support ratings with relapse prevention (p=0.021) and between emotional support with prevention of recurrence in patients with mental disorders in Puskesmas Sukajaya (p=0.010). However, there is no relationship between the instrumental support with relapse prevention in patients with mental disorders in Puskesmas Sukajaya (p=0.062). Formation of mental health alert village throughout the villages and approach of peer volunter mental health system are suggested in providing better health services and detection of early mental disorders.

References

1. Frieedman, C. Social Support. American Press. New York, 2008.
2. Hidayat. Bimbingan Konseling Kesehatan Mental di Sekolah. Terbitan Rosda. 2015.
3. Julianto. Membangun Kesehatan Mental Keluarga & Masa Depan Anak. Penerbit Andi Offset. 2012.
4. Riskesdas. Riset Kesehatan Dasar Indonesia. 2013.
5. World Health Organization (WHO). Angka Penderita Kesehatan Mental Dunia. 2015.
6. Siswanto. Kesehatan Mental,Konsep, Cakupan dan Perkembangannya. Penerbit Andi Offset. 2007.
7. Yustinus. Kesehatan Mental : Gangguan-gangguan mental yang sangat berat, Simtomatologi, Proses Diagnosis & Proses Terapi Gangguan-gangguan Mental (3). Penerbit Kanisius. 2010.
Published
2018-11-30
How to Cite
1.
Rahmayani R, Hanum F. ANALISIS DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP PENCEGAHAN KEKAMBUHAN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAJAYA. sel [Internet]. 30Nov.2018 [cited 16Jan.2021];5(2):77-9. Available from: http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/sel/article/view/1493